BERAM JALAN MEDAN-KUTACANE DI DESA BULUH PANCUR KARO AMBLAS

Tanah Karo (SIB)- Jalan nasional di Desa Buluh Pancur Kecamatan Lau Baleng Kabupaten Karo, arah Kuta Cane amblas kedalaman 4 meter. Polisi menduga amblasnya beram jalan Medan-Kuta Cane itu karena tergerus air hujan yang mengalir dari pegunungan melintas ke badan jalan sejak beberapa hari terakhir ini.
Kapolsek Mardingding AKP Daniel Sembiring yang dimintai SIB tanggapannya, Jumat (6/1) seputar amblasnya beram jalan Medan-Kuta Cane sedalam 4 meter di Desa Buluh Pancur mengatakan, amblasnya beram jalan itu diduga akibat tergerus air yang melintas dari bahu jalan saat hujan.

“Kondisi di tempat itu rawan Lakalantas, khususnya saat malam hari, pengendara bisa terperosok ke beram yang posisinya seperti jurang sempit”,ujarnya.
Dikatakan lagi, kejadian yang sama juga terjadi di depan kantor Camat Mardingding Desa Mardingding dan Desa Tanjung Pamah. Beram jalan amblas dengan kedalaman berfariasi, diduga akibat tergerus air hujan yang mengalir dari arah pegunungan bak sungai mengalir deras ke badan jalan.

Di tempat terpisah, ada aliran air yang melintas di badan jalan persisnya di Arimas Desa Perbulan Kecamatan Lau Baleng, ini disebabkan drainase jalan terjadi pendangkalan sehingga air meluap ke jalan. Hal ini juga perlu segera diatasi sebelum kerusakan jalan semakin parah.

“Kita semua berharap agar beram yang amblas dapat segera diatasi atau dibuat tanda, termasuk kerusakan di jalan nasional Medan-Kutacane perlu penanganan serius agar arus lalu lintas bisa lancar dan angka kecelakaan pun bisa berkurang”, tegas Daniel.(B02/c)
sumber: hariansib

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *