KEBAKTIAN DIBUBARKAN MASSA, WALI KOTA BANDUNG MINTA MAAF

[BANDUNG] Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengaku sudah berusaha agar acara Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) yang digelar di Gedung Sabuga tetap dilanjutkan meskipun ada interupsi massa yang menamakan dirinya Pembela Ahlus Sunnah (PAS), Selasa (6/12) malam kemarin.

Namun ketika kebaktian Natal yang menghadirkan Pendeta Stephen Tong itu akhirnya harus berakhir lebih dini, Ridwan akhirnya meminta maaf. “Saya minta maaf, secara fisik saya tidak bisa di semua lokasi peristiwa. Via telepon saya coba arahkan aparat agar acara diamankan,’ kata Ridwan melalui akun Instagram miliknya.

Lebih lanjut dia menjelaskan berdasarkan laporan yang dia terima, acara kebaktian bisa berjalan pukul 15.00 hingga 18.00 WIB. “Yang mengalami kendala yang sesi malam hari. Nanti saya coba evaluasi. Sekali lagi mohon maaf. Jika upaya tadi masih disebut pencitraan juga silakan,” ujar Emil panggilan Ridwan Kamil.

Sebelum insiden pembubaran oleh massa PAS itu terjadi, Ridwan juga sudah menerima keluhan ke akun Instagramnya. Dia menjawab: “Sudah dikoordinasikan, kegiatan dilanjut saja. Hak beragama Anda dilindungi negara.”

Wujud Intoleransi

Menanggapi peristiwa kemarin, anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan (PDI-P), Diah Pitaloka menilai pembubaran acara Natal di Gedung Sabuga, Bandung, oleh massa Pembela Ahli Sunnah (PAS) adalah wujud intoleransi yang mengabaikan perjalanan panjang kehidupan kerukunan umat beragama di Indonesia. Padahal, hal itu merupakan komitmen kebangsaan Indonesia dalam falsafah dasarnya Pancasila.

“Saya hanya ingin mengingatkan pesan pendiri bangsa ini, bahwa Indonesia didirikan bukan untuk satu golongan atau satu agama, tapi untuk semua warna negara. Kesadaran akan adanya kebhinekaan adalah penting mengingat hanya dengan menyadari bahwa di atas kebhinekaan inilah Indonesia berdiri. Hanya dengan bersatu Indonesia bisa bergerak maju,” kata Diah Pitaloka, Rabu (7/12).

Diah Pitaloka juga mengapresiasi Polrestabes Bandung dan Dandim 0618/BS yang segera tanggap menengahi peristiwa tersebut. Dia berharap aparat pemerintah dan semua elemen masyarakat bisa menjaga suasana yang damai dan sejuk bagi seluruh warga. [MJS/B1]
sumber: sp.beritasatu

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

4 Responses to KEBAKTIAN DIBUBARKAN MASSA, WALI KOTA BANDUNG MINTA MAAF

  1. Pingback: buy marijuana online

  2. Pingback: Buy Glo Extracts

  3. Pingback: Runtz Gummies for sale

  4. Pingback: ccv site

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *