TANAMAN JERUK DI BINTANG MARIAH DISERANG HAMA “CIT-CIT”

Simalungun (SIB) -Buah jeruk milik petani di Dusun Bintang Mariah Kecamatan Silimakuta Kabupaten Simalungun berjatuhan dari pokok akibat diserang hama lalat buah, Selasa (29/11). Hal itu membuat petani rugi karena tingkat produksi turun.

“Sangatlah rugi karena buah jeruk membusuk sebelum waktu untuk dipanen. Buahnya berjatuhan dan membusuk karena diserang ‘cit-cit’ (hama lalat buah-red),” kata Chindi Girsang, seorang petani jeruk di daerah itu.

Untuk mengantisipasi serangan hama tersebut, petani melakukan berbagai cara seperti pengasapan di ladang, memakai perangkap berbentuk botol berisi cairan, penyemprotan pestisida dan lainnya. Hampir di setiap perladangan yang menanam jeruk memakai metode tersebut. Meski demikian, serangan hama itu tetap ganas.

“Pada saat kita melakukan metode-metode itu, lalatnya bukan musnah, tapi menghindar. Setelah itu, lalat muncul lagi. Begitulah setiap hari. Sangat merugikan petani,” kata mereka.

Petani menerangkan, kebanyakan hama menyerang buah jeruk pada pukul 06.30-10.00 WIB dan pukul 11.00-12.30 WIB, setelah itu pada pukul 18.00-18.30 WIB. Buah yang terserang biasanya terdapat lubang kecil di bagian tengah kulitnya. Serangan lalat buah ditemukan terutama pada buah yang hampir matang.

“Gejala awal ditandai dengan noda atau titik bekas tusukan dan selanjutnya kulit buah akan menguning. Apabila buah dibelah terdapat belatung-belatung kecil dan meloncat apabila disentuh. Yang lebih mengkhawatirkan, hama bukan hanya saja menyerang buah yang mulai menguning, namun pada saat ini buah yang masih muda pun sudah diserang hama lalat buah,” kata petani. (C12/d).
sumber: hariansib

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi AgriBisnis, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

2 Responses to TANAMAN JERUK DI BINTANG MARIAH DISERANG HAMA “CIT-CIT”

  1. Pingback: crypto wallet

  2. Pingback: buy glock

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *