BUPATI PANGONAL : LABUHANBATU “WELCOME” MENERIMA INVESTOR DAN TIDAK DIPERSULIT URUSANNYA

Rantauprapat (SIB) -Bupati Labuhanbatu Pangonal Harahap mengaku sangat prihatin ketika pengusaha tidak bisa sinergi dengan pemerintah. Ia pun mengajak para investor berusaha atau menanamkan modalnya di Kabupaten Labuhanbatu dalam membangun daerah ini.

“Ketahuilah bahwa Kabupaten Labuhanbatu sangat “welcome” menerima para investor untuk menanamkan modalnya, dan tidak kita persulit urusannya. Ini semua sesuai dengan visi saya yang banyak menciptakan lapangan kerja khususnya bagi masyarakat Labuhanbatu,” kata Bupati Pangonal saat membuka Rapimprov (Rapat Pimpinan Provinsi) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Utara, Kamis (24/11), di Ballroom Hotel Suzuya Rantauprapat.

Pangonal mengatakan, masih banyak peluang dan tantangan yang akan dihadapi ke depan, yang kesemuanya itu memerlukan kerja sama yang baik dan harmonis.

“Jadi sangat tepat kalau pada Rapimprov Kadin Sumatera Utara ini mengambil tema: Sinergitas Antara Kadin dan Pemerintah Dalam Peningkatan Perekonomian &Daya Saing Daerah, karena dalam meningkatkan perekonomian dan daya saing di daerah harus terbangun sinergitas antara Kadin dan pemerintah sehingga mampu meningkatkan capaian makro ekonomi di sektor riil, memperbaiki iklim industri, menggerakkan usaha kecil dan menengah benar-benar dapat kita wujudkan dengan baik, sebab tanpa sinergi kita semua, pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan kabupaten-kota, segala yang indah-indah itu tidak mungkin kita wujudkan,” sebutnya.

Dia berharap dalam Rapimprov Kadin Sumut ini mampu menghasilkan berbagai masukan yang positif, mampu merumuskan berbagai program kerja ke depan, mampu melihat peluang dan tantangan tahun ini dan tahun-tahun mendatang.

“Kita tahu permasalahannya dan kita juga sudah tahu cara mengatasinya, yang kita perlukan adalah partnership, sinergi dan kerjasama. Dengan demikian insya Allah dunia usaha akan tumbuh, perekonomian dan daya saing daerah akan meningkat, yang kemudian kesejahteraan rakyat dapat kita tingkatkan,” katanya lagi.
Dalam kesempatan itu, ia mengajak semua, khususnya para pimpinan Kadin Sumut untuk berinvestasi di Bumi Ikabina En Pabolo, Kabupaten Labuhanbatu.

Ketua Umum Kadin Provinsi Sumatera Utara, Ivan Iskandar Batubara dalam sambutannya mengungkapkan bahwa usaha UMKM Sumut sekitar 90% berada di daerah-daerah, sehingga Rapimprov ini dilaksanakan di daerah.

Ia pun mengajak pengusaha meningkatkan kompetensi dan jaringannya. “Itulah sebabnya kami membangun Rumah Sumatera di Bali dan rencana kami akan membangun kampong Bali di Samosir. Rumah Sumatera untuk pelepas rindu warga Sumatera yang berada di luar daerah dan banyak lagi akan kita bangun Rumah Sumatera,” kata Ivan Iskandar.

Ketua OC (organizing committe) Rapimprov Kadin Sumut M Santri Azhar Sinaga SH, dalam laporannya menjelaskan Rapimprov Kadin Sumut yang dilaksanakan di Labuhanbatu ini adalah hasil koordinasi pengurus harian dan Plh Ketua Kadin Labuhanbatu dengan Bupati Labuhanbatu.

Santri Azhar menambahkan, Rapimprov ini adalah yang pertama kali di luar Kota Medan. Rapimprov ini diikuti sekitar 300 orang, terdiri dari ketua, wakil-wakil ketua, sekretaris dan wakil-wakil sekretaris serta bendahara/pengurus Kadin kabupaten/kota se Sumut.

Setelah Rapimprov itu dibuka bupati, diadakan dialog interaktif dengan pembicara AKBP H Togu Simanjuntak mewakili Kapoldasu, Pangonal Harahap dan Ivan Iskandar Batubara, dihadiri Sekda Ir HM Yusuf Siagian, FKPD, Ketua TP PKK, Johan Karnizar SH MH mewakili Kajatisu, Kol Inf W Siregar mewakili Pangdam I/BB, para kepala SKPD serta para camat. (D13/l)
sumber: hariansib

This entry was posted in Berita, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *