PROGRAM PEMERINTAH MENGGRATISKAN PENGURUSAN SERTIFIKAT TANAH TAHUN 2017 HARUS DIMANFAATKAN MASYARAKAT

Pematangsiantar (SIB)- Program pemerintah menggratiskan pengurusan sertifikat tanah tahun 2017 harus dimanfaatkan masyarakat dengan sebaik-baiknya. “Pihak BPN diharapkan segera melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang program tersebut,” sebut Ketua Komisi IV DPRD Simalungun Histony Sijabat kepada wartawan Minggu (20/11) menanggapi berita SIB berjudul mulai 2017 sertifikasi tanah gratis.

Seperti dicontohkan Sijabat, di Kabupaten Simalungun sendiri masih banyak tanah masyarakat yang belum memiliki sertifikat hanya bermodalkan surat keterangan tanah (SKT) dari pangulu nagori (kepala desa), terlebih masyarakat yang tinggal di pinggiran Danau Toba.

“Tentunya moment ini harus benar-benar dimanfaatkan warga untuk mensertifikatkan tanahnya. Karena manfaat jika tanah kita bersertifikat salah satunya yakni harga jual tanah akan tinggi. Kemudian sertifikat tanah tersebut dapat digunakan sebagai agunan untuk meminjam modal ke bank,” ujarnya.

Sebagaimana diberitakan SIB, Kementerian Agraria Tata Ruang dan Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memastikan tak perlu mengeluarkan uang sepeser pun guna menyertifikasi tanah milik mereka. Kepastian tersebut datang setelah Kementerian ATR/BPN diminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menaikkan target sertifikasi dari satu juta menjadi lima juta bidang tanah. Nah dengan kebijakan presiden pada tahun 2017 nanti harus lima juta, kata Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN M Noor Marzuki dalam jumpa pers di kantornya, Kamis (17/11).(C18/f)
sumber: hariansib

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *