OH, DARI MALAYSIA YA?

FB: Sumanto Al Qurtuby

Oh, Dari Malaysia Ya?

Suatu hari di kampus, saya bertemu dengan seorang Arab paruh baya yang sangat ramah dan, orang Jawa bilang, “gerabyak” atau “suka ngomong”. Rata-rata, orang Arab menag suka ngomong, karena memang “tradisi lisan” sangat kuat disini. Itulah sebabnya syair berkembang pesat disini. Orang Arab juga suka “berbalas pantun”.

Tetapi masyarakat Arab lemah dalam “tradisi tulisan”. Oleh karena itu banyak para ulama, penulis hebat, dan ilmuwan besar Muslim dalam sejarah Islam itu berasal dari etnis non-Arab.

Singkat cerita, begitu melihat “tampang ndeso”-ku, beliau langsung ngomong banyak sekali tanpa memberi kesempatan kepada diriku untuk ngomong. Ia bilang:

“Dari Indonesia ya? Saya suka negara Anda. Indah sekali, banyak pulau, pantai, gunung, dan pohon-pohon yang menghijau. Tidak seperti di Arab sini. Orangnya juga ramah-ramah dan baik-baik. Saya dulu sering mengadakan perjalanan bisnis ke Indonesia karena saya pengusaha perminyakan di Aramco (Aramco adalah industri minyak terbesar di dunia yang lokasinya di samping kampusku ini). Tapi sekarang saya mau kuliah lagi. Bosan bisnis dan kerja terus. Maka saya mendaftar sebagai mahasiswa paskasarjana di KFUPM ini (KFUPM: King Fahd University of Petroleum and Minerals)….”

Saya hanya mesam-mesem dan manggut-manggut saja mendengarkan “ceramahnya”.

Setelah panjang-lebar memberi “santapan rohani”, beliau lantas bertanya kepadaku: “Kalau Anda mahasiswa fakultas apa di KFUPM ini?”

“Saya mengajar disini, Pak”, jawabku singkat.

Dengan cepat beliau merespons: “Oh, maaf, Anda dari Malaysia ya?”

Jabal Dhahran, Arabia

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *