SAJAK TUKANG KABUR

Menjawab Puisi Tukang Gusur Fadli Zon, Puisi Tukang Kabur Denny Siregar Jadi Viral

Jurnalpolitik.com – Denny Siregar, pria yang terkena di dunia maya karena tulisan-tulisannya yang kocak dan menyentil, kali ini membuat puisi Tukang Kabur. Karya tersebut sebagai jawaban puisi Fadli Zon yang berjudul Tukang Gusur.

Sejak diposting di blog miliknya, dennysiregar.com, Jumat 23 September 2016, puisi ini kemudian menjadi viral.

Banyak pemilik akun FB mekopipastenya di profil Facebook masing-masing tanpa menyebut Denny Siregar si pembuatnya.

Memang Denny sendiri dalam puisi tersebut mengatasnamakan Mukidi, sebuah nama fenomenal jadi tokoh fantasi utama di cerita-cerita lucu yang tersebar di media sosial. (Baca cerita-cerita lucu Mukidi di sini)

Dalam postingan puisi berjudul Tukang Kabur, Denny memajang foto Fadli Zon. Dan tertulis di bawah judul puisi tersebut keterangan: ‘jawaban puisi tukang gusur’.

Puisi Tukang Gusur merupakan puisi karya Fadli Zon yang dibacakan pada saat deklarasi pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

Puisi tersebut dimaksudkan untuk menyindir gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama yang dinilai sebagai seorang tukang gusur. (Baca: Deklarasi Anies-Sandiaga, Netizen: Pidato Anies Mantap, Sayang Puisi Fadli Zon Kampungan Norak Penuh Dengki Kekanakan)

Seperti inilah puisi Tukang Kabur karya Denny Siregar.

TUKANG KABUR

( Jawaban puisi Tukang Gusur )

Tukang kabur tukang kabur
Mengaburkan fakta apa yang sebenarnya ada
Bahwa rakyat miskin hanyalah alat propaganda
Mereka dipelihara bahkan dibina
Untuk mendulang banyak suara

Tukang kabur tukang kabur
Benarkah rusun rawa bebek menyedihkan ?
Tentu saja jika dilihat dari kacamata orang kaya
Yang hidupnya dari kaca ke kaca
Bukan dari mata mereka yang tiap hari rentan terserang malaria
Karena hidup berteman dengan eek yang mengambang dimana-mana

Tukang kabur, wahai tukang kabur
Bicaralah secara fakta
Bukan karena ambisi politik semata
Anda teriak ketika banjir melanda
Tapi ketika ada yang mencoba memperbaiki sekuat tenaga
Memperbaiki kerusakan yang selama ini dibina..
Anda teriak juga..
Tanyalah diri anda, wahai tukang kabur
Anda itu teriak untuk apa?

Tukang kabur, duhai tukang kabur
Sebelum menilai orang lain
Lihat di dalam rumah sendiri
Tidakkah anda lihat banyak kader anda yang korupsi?
Belum lagi yang keluar negeri minta fasilitasi..
Malu dong sama Mukidi..
Oh tukang kabur..
Memang sakitnya tuh disini
Ketika ada kader terbaik yang terpaksa lari
Karena tidak mau disetir dan dipaksa korupsi
Enak dong, anda bahagia dia gigit jari..

Duhai tukang kabur
Bermimpilah yang panjang
Untuk bisa menguasai negeri ini
Tapi fakta berbicara
Alih-alih jadi macan asia
Ternyata hanya sibuk naik kuda
Salam tukang kabur
Lidahmu adalah harimaumu
Berkacalah yang baik
Tidak akan pernah menang
Orang yang sibuk mencela orang
Tapi dirinya sendiri belepotan..

Salam,
23 September 2016

MUKIDI. (*)
sumber: ponorogopos

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

1 Response to SAJAK TUKANG KABUR

  1. Pingback: type beat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *