18 KG SABU SABU, DISITA BNN DARI SINDIKAT KELUARGA

2 Tersangka DIringkus

MEDANMETROPOLITAN.COM ^ Medan – Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap sindikat melibatkan keluarga di Jalan Setia Luhur, Gang Sendiri, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Medan Helvetia, Sumut, dan menyita 18 kilogram narkotika jenis sabu sabu.

Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Irjen Arman Depari yang datang langsung ke lokasi tempat ditemukannya barang harama tersebut mengatakan bahwa atas kerjasama dengan BNN Sumut, Poldasu, Beacukai dan Polresta Medan kembali menangkap dan mengamankan dua orang tersangka dalam peredaran jaringan narkoba jenis sabu di Kota Medan.

“Dua tersangka yang berhasil kita amankan berinisial BB dan RZ. Dimana tadi malam anggota BNN berhasil mengamankan barang bukti yang disimpan BB di rumah tantenya sebanyak 18 kg sabu-sabu,” jelasnya di lokasi diamankannya barang bukti sabu tersebut di Jalan Setia Luhur, Gang Sendiri, Kamis (15/9/2016).

Arman Depari menjelaskan sewaktu petugas hendak mengamankan barang bukti di rumah tante BO, BO menyimpan barang bukti tersebut di lemari pakaian tantenya. Sementara rumah BO sendiri berjarak dua rumah dari rumah tantenya tersebut.

“Jaringan ini merupakan jaringah keluarga dimana sindikat yang terlibat dalam jaringan peredaran narkoba ini terdiri dari tante, om, adik dan saudara-saudara BO ikut terlibat dalam peredaran narkoba jenis sabu ini,” jelasnya.

“Saat penangkapan tersebut, tante dan omnya BO melarikan diri dan kita telah melakukan pengejaran terhadap keduanya. Karena identitas keduanya sudah kita ketahui,” pungkas Irjen Arman Depari.

Dalam penangkapan yang dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) terhadap dua orang tersangka ditangkap di tempat yang berbeda.

Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Irjen Arman Depari menjelaskan bahwa petugas BNN menangkap kedua tersangka dengan inisial BO dan RZ ditangkap di tempat yang berbeda. RZ kita tangkap di salah satu hotel di Kota Medan, sementara BO ditangkap di jalan sedang melakukan transaksi.

“Pada saat penangkapan RZ di hotel, RZ mengaku sebagai anggota TNI. Namun, setelah kita periksa ternyata RZ berbohong. Sewaktu kita tangkap RZ overdosis dan langsung di bawa ke rumah sakit,” jelasnya.

Irjen Arman Depari juga menuturkan bahwa kasus ini merupakan hasil pengembangan penangkapan lima tersangka di Indo Grosir Medan beberapa waktu yang lalu. Pada saat penangkapan lima tersangka tersebut petugas BNN berhasil mengamankan barang bukti 11 kilogram sabu-sabu.

“Ini pengembangkan dari hasil penangkapan di Indo Grosir beberapa waktu, kemudian kita kembangkan lagi di Jakarta disana kita menyita 35 kilogram sabu dengan tersangka atas nama DIN,” tuturnya.

Saat ini BNN masih terus mengembangkan sindikat peredaran narkoba jenis sabu di Kota Medan ini.

“Kedua tersangka BO dan RZ akan kita kenakan pasal 112, 114 sampai 124 UU no 35 tahun 2009 tentang narkotika dan hukuman paling rendah 4 tahun maksimal hukuman mati,” pungkas Irjen Arman Depari.(Bagus)
sumber: medanmetropolitan

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

4 Responses to 18 KG SABU SABU, DISITA BNN DARI SINDIKAT KELUARGA

  1. Pingback: Purple rolex deepsea rolex replica https://fakerolex.is/ Hubolt

  2. Pingback: mdma for sale

  3. Pingback: hybrid strains

  4. Pingback: order psilocybe cubensis spores usa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *