BUKU GURU PATIMPUS PENDIRI KOTA MEDAN AKAN DILUNCURKAN

Medan (SIB)- Terkait peluncuran buku Guru Patimpus Sembiring Pelawi, dua tokoh pemerhati Karo Prof Meneth Ginting dan Prof Merdang Sembiring mengapresiasi DPP Pemuda Merga Silima (PMS).

Hal tersebut disampaikan kedua profesor tersebut saat berkunjung ke Kantor DPP Pemuda Merga Silima (PMS) pusat di Jalan Jamin Ginting Km 10, Medan, Rabu (7/9).

“Kami sampaikan apresiasi yang tinggi kepada DPP PMS Pusat sebagai penyelenggara acara peluncuran buku Guru Patimpus Sembiring Pelawi yang merupakan pahlawan bagi masyarakat Karo membuka lahan perkampungan yang saat ini dinamakan Kota Medan dan telah didiami oleh berbagai lintas etnis.

Ke depannya kami berharap PMS dapat merangkul generasi muda untuk dapat lebih mengenal adat dan budaya dari leluhur serta mampu mengapresiasikannya melalui sebuah karya tulis buku, sehingga semakin banyak penulis buku dari suku Karo,” ujar Meneth Ginting.

Dalam kesempatan itu, Meneth Ginting juga menyerahkan dua buah bukunya sebagai tambahan untuk Perpustakaan Merga Silima yang dikelola DPP PMS. Ia berharap perpustakaan PMS akan semakin kaya dengan buku-buku kesukuan dan buku-buku tentang pemuda.

Kedatangan dua profesor yang juga penasehat di DPP Pemuda Merga Silima tersebut disambut penulis buku Guru Patimpus Robert Perangin angin, ketua panitia peluncuran buku Bahtera Sinulingga, sekretaris Agus Ginting dan panitia lainnya Jonpery Sinulingga, Hery Tarigan, Nathan Sembiring, Alek P Sitepu. Turut hadir Penasehat Panitia Jhon Modal Pencawan, Bengkel Ginting dan Monrina Sembiring.

Peluncuran buku akan dilaksanakan di Convention Hall HDTI Medan, 16 September mendatang. Dalam acara akan dilaksanakan testimoni dari kintas etnis yang akan dimoderatori Dr Badikenita Br Sitepu, dari Lemhanas RI.

Selintas cerita, Guru Patimpus Sembiring Pelawi merupakan seorang tabib yang memiliki keahlian dalam pengobatan tradisional Karo pada masanya dan banyak menyembuhkan penyakit yang dialami masyarakat pada saat itu. Diduga, dari kata Madaan (red Karo-Sembuh) tersebut, akhirnya menjadi sebutan bagi Kota Medan yang kita kenal sampai saat ini. Guru Patimpus sendiri berasal dari Desa Perbaji Kabupaten Karo. (A25/ r)
sumber: hariansib

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *