SENIN UJI COBA REKAYASA LALU LINTAS

Medan-andalas Pemerintah Kota Medan akan melakukan uji coba rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan inti kota yang kerap terjadi kemacetan pada saat jam sibuk atau jam tertentu. Uji coba ini dilaksanakan mulai Senin (5/9). “Uji coba ini kita lakukan untuk mengurai kemacetan yang terjadi, mengingat pertumbuhan kendaraan bermotor di Kota Medan terus meningkat dan tidak sebanding dengan kapasitas ruas jalan,” kata Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution saat memimpin rapat terpadu pembahasan perubahan arus di sejumlah ruas jalan di Kota Medan, Jumat (2/9) di Balai Kota Medan.

Hadir dalam rapat itu Wadir Satlantas Poldasu AKBP Marcellino Sampow, Kasatlantas Polresta Medan Kompol Teuku Rizal Moelana, Asisten Ekbang Setda Kota Medan Qamarul Fatah, Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan Redward Parapat, perwakilan PT KAI Divre Sumut, pimpinan SPBU Merak Jingga, dan pihak terkait lainnya.

Adapun ruas jalan yang akan dilakukan uji coba rekayasa lalu lintas adalah Jalan M Yamin antara Jalan Gudang dengan Jalan Putri Hijau, Jalan Guru Patimpus mulai depan Hotel Mariot sampai Simpang Jalan Gudang, Jalan Perdana mulai dari Jalan Mesjid sampai Jalan A Yani, Jalan Mahkamah mulai Masjid Raya sampai Jalan Pandu pintu perlintasan rel kereta api.

Akhyar mengatakan, dari hasil rapat terpadu tersebut ini di seputaran Jalan M Yamin, Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Guru Patimpus, dan Jalan Balai Kota dalam waktu dekat akan dilakukan uji coba rekayasa lalu lintas agar bisa memperlancar arus lalu lintas yang selama ini pada jam-jam sibuk atau jam tertentu selalu terjadi kemacetan.

Menurut Akhyar, uji coba rekayasa lalu lintas ini akan digelar selama dua minggu mulai, Senin (5/9) dan selama uji coba akan ditetapkan suatu bentuk rekayasa lalu lintas yang final agar jalan tersebut tidak mengalami kemacetan lagi. Selain melakukan uji coba, Pemko Medan juga melakukan perbaikan semua fasilitas pendukung lalu lintas.

“Kita berharap dengan rekayasa lalu lintas ini nantinya dapat mengurangi kemacetan dan arus lalu intas menjadi lancar. Karena itu, saya minta Dishub untuk menindak tegas kendaraan yang parkir berlapis, saya tidak mau lagi melihat ada kendaraan parkir berlapis dan kendaraan parkir sembarangan,” tegas Akhyar.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan Redward Parapat mengatakan, ada beberapa ruas jalan saat ini selalu terjadi kemacetan pada jam-jam tertentu. Jadi ada dua skenario yang akan dilakukan yakni akan dilakukan penutupan arus pada jam tertentu, kemudian akan mencoba menutup total dan akan mengembalikan kepada arus semula.

Dia mencontohkan di Jalan Perdana mulai dari Jalan Mesjid sampai Jalan A Yani dan mulai dari Lonsum ke Jalan Hindu akan ditutup sementara. Kemudian Jalan Mahkamah mulai dari Masjid Raya yang sering terjadi cross di Jalan Pandu perlintasan rel kereta api, maka mulai dari Masjid Raya menuju Jalan Pandu dilarang.

“Kita berharap dengan uji coba ini nantinya dapat memperlancar arus lalu lintas di sejumlah kawasan tersebut yang selama ini selalu terjadi kemacetan pada jam tertentu. Selain itu kami juga akan melakukan penggembosan dan mengunci kendaraan yang parkir sembarangan,” kata Rendward. (BEN)
sumber : harianandalas

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *