LINGGA MINTA KEADILAN PASCA BENTROK DENGAN POLISI

NGGUNTUR PURBA. KABANJAHE. Komnas HAM terus meminta keterangan dan mencari bukti adanya pelanggaran HAM ringan dan berat di Desa Lingga pasca bentrokan warga dengan polisi Polres Tanah Karo pada Jumat malam kemarin yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dan puluhan warga Desa Lingga mengalami luka-luka.

Setelah melakukan pertemuan dengan warga Lingga, sejumlah komisoner Komnas HAM meminta keterangan dari warga desa itu, yang menyaksikan kejadian dan menjadi korban saat bentrokan warga dengan aparat kepolisisn Polres Karo pada Jumat malam kemarin. Selanjutnya pihak Komnas HAM juga melakukan penyelidikan terkait adanya dugaan kekerasan yang melanggar HAM saat bentrokan terjadi yang telah menelan korban jiwa 1 orang warga Desa Lingga meninggal dunia dan 1 masih dirawat di RSU H. Adam Malik (Medan) serta puluhan warga lainya mengalami luka-luka menurut sejumlah warga Desa Lingga.
kaca pecah

Saat ini, warga hanya bisa berharap dengan adanya kunjungan Komnas HAM ke desa mereka, mereka dapat mendapatkan keadilan. Mereka meyakini adanya pelanggaran HAM yang dilakukan oknum aparat kepolisian Polres Tanah Karo yang sempat menyerang warga ke desa mereka secara brutal.

Sebagaimana dituturkan oleh beberapa warga, polisi memukuli warga dan merusak rumah serta kenderaan mereka.

Bentrokan antar warga dengan aparat kepolisian Polres Tanah Karo yang terjadi pada Jumat malam kemarin dipicu oleh adanya penolakan lokasi relokasi pengungsi Sinabung tahap 2 di Desa Lingga. Warga melakukan protes dengan pihak pengembang sehingga terjadi pembakaran alat berat dan pos polisi dalam bentrokan ini. 1 orang warga meningga dunia diduga akibat terkena tembakan pihak kepolisian serta puluhan warga mengalami luka berat dan ringgan saat bentrokan terjadi.
sumber: sorasirulo

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *