PN KABANJAHE DIMINTA EKSEKUSI BUKIT KUBU BERASTAGI

Analisadaily (Sumut) – Pengadilan Negeri (PN) Kabanjahe diminta untuk menjalankan putusan Mahkamah Agung (MA) RI No. 590 K/Pdt/2015 tertanggal 9 Juli 2015 agar melakukan eksekusi Bukit Kubu yang ada di Berastagi, Sumatera Utara (Sumut).

Permintaan ini diajukan ahli waris Bale Purba. Dalam hal ini Merhat br Purba melalui penasihat hukumnya Julheri Sinaga, SH, kepada wartawan di Medan, Minggu (31/7).

“Sudah jelas MA memenangkan perkara ini. Lantas kenapa belum dieksekusi? Kami menduga ada permainan penegak hukum dalam kasus ini,” katanya yang didampingi Remeo Tampubolon, SH, Jasprin, SH dan Syahrul SH.

Ia melanjutkan, selain meminta PN Kabanjahe melaksanakan eksekusi, pihaknya juga meminta agar Mahkamah Agung (MA) menolak peninjauan kembali (PK) yang diajukan pemohon.

“Kita meminta MA juga menguatkan putusan kasasi tersebut,” katanya sambil berharap novum (bukti baru) yang diajukan oleh pemohon cacat hukum.

Sementara keluarga ahli waris Almarhum Bale Purba, dalam hal ini Ir Thomas Purba meminta kepada pengadilan untuk segera melakukan eksekusi sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

“Kalau kita melihat Pasal 66 Ayat 2 Undang-Undang No 14 tahun 85 tentang Mahkamah Agung telah diubah dengan Undang-Undang No 5 tahun 2004, dengan tegas menyatakan permohonan PK tidak menangguhkan atau menghentikan pelaksanaan Putusan Pengadilan (eksekusi),” ujar Thomas yang juga Ketua IPK Kota Medan.

Thomas juga menyatakan jika eksekusi tersebut tidak dilaksanakan berdasarkan UU dan tidak adanya kepastian hukum dari kasus tersebut, maka pihaknya siap mengerahkan massa untuk mendapatkan keadilan.

Hal yang sama juga ditegaskan Ketua LBH IPK Kota Medan Markos Kaban bahwa sesuai dengan undang-undang permohonan PK tidak menangguhkan atau menghentikan pelaksanaan putusan eksekusi.

“Ketua PN Kabanjahe jangan takut melakukan eksekusi. Jika takut menjalankan eksekusi tersebut, maka silahkan mundur. Masyarakat saat ini butuh penegak hukum di Indonesia yang berani dan tegas untuk menegakkan kebenaran dan keadilan bukan penakut yang bisa diperbudak oleh mafia hukum,” ungkapnya.

Jika PN Kabanjahe takut dalam melakukan eksekusi, pihaknya siap untuk turut serta dalam melakukan pengamanan. “Dan kita berharap MA menguatkan Kasasi dan menolak PK yang diajukan PT Bukit Kubu, mengingat bukti-bukti yang telah diajukan oleh ahli waris,” katanya.(ns/rzp)
sumber: analisadaily

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *