KERAMBA DI DANAU TOBA SILALAHI DITERTIBKAN OKTOBER

Silalahi (SIB)- Kepala Dinas Pertanian (Distan) Dairi melalui Kepala Bidang Perikanan Lamhot Silalahi SPi mengatakan, petani Keramba Jaring Apung (KJA) di Silalahi 39 Kepala Keluarga (KK). Petani tersebut juga telah memiliki kelompok tani Parjuma Tao dengan anggota lebih kurang 10 KK.

Terpisah, Kepala Bagian Perekonomian Sekretaris Daerah Kabupaten Dairi, P Gurning SE selaku Sekretraris Tim Terpadu Penataan Kawasan Danau Toba (TPKD) 2016, kepada wartawan SIB Jumat (5/8) di ruang kerjanya mengakui telah menyusun Peraturan Bupati (Perbub) sebagai landasan pelaksanaan penertiban ‘zero keramba’ di Danau Toba Silalahi. Menurutnya, pelaksanaan tersebut telah mereka sepakati dan berkomitmen melaksanakannnya dengan baik.

“Sudah menjadi komitmen untuk pelaksanaan zero keramba. Kepada para petani KJA, Pemkab memberikan bentuk bantuan Rp 1 juta. Memang tidak seberapa kalau dibandingkan dengan kerugian mereka, namun itulah kemampuan keuangan Pemkab Dairi,” ujarnya.

Ditambahkan Gurning, hingga saat ini keramba sebanyak 608 kotak milik petani KJA yang akan mereka tertibkan. Direncanakan, setelah terbitnya Perbub, pihaknya akan melakukan penertiban mulai Oktober mendatang.

“Sesuai dengan kesepakatan, tim yang terdiri dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah akan mulai aksi pada Oktober dan akan tuntas pada Desember mendatang. Kami juga berharap kepada seluruh petani, supaya ketika nantinya sudah dimulai aksi, tidak lagi menabur benih baru untuk kelancaran program ini,” pintanya. (B06/c)
sumber: hariansib

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *