BAH! TOKOH MASYARAKAT H.A SIAHAAN BERI KADO “BABI PANGGANG” PADA BUPATI DAN DPRD

Lubuk Pakam|Harian88 – Gerak lajunya pembangunan segala bidang di Kabupaten Deli Serdang berkembang pesat, pada saat dipimpin beberapa Bupati sebelumnya. Namun beberapa tahun terakhir ini pembangunan di Deli Serdang terkesan lamban, sehingga tercermin potret Deli Serdang kusam tercium aroma tak sedap. Tepat 1 Juli 2016 besok (hari ini,red) Kabupaten Deli Serdang genap berusia 70 tahun.

“Selamat Dirga hayu Deli Serdang, saya selaku ketua Tokoh Masyarakat Deli Serdang, memberi penyampaikan kado sepesial “Babi Panggang Karo” kepada Bupati dan DPRD Deli Serdang. Babi Panggang Karo (BPK) saya berikan dalam pemberitaan dinilai sensitif, mengandung makna dan arti tersendiri bagi eksekotif dan legeslatif”. Ungkap H.Amir Siahaan yang juga Ketua Eksponen 66 Deli Serdang.

H. Amir Siahaan yang kini berusia 77 tahun sedang duduk nyantai dikediamannya jalan Kartini No: 1 Lubuk Pakam, menyapa wartawan. “Sekian lama kita tidak berjumpa karena saya sibuk beraktifitas, dalam pengurusan Masjid Jamik Lubuk Pakam dan aktifitas mengurus pesantren Mawariuss Salam di Kecamatan Batangkuis Deli Serdang, melalui jalan Provinsi lebih dekat dan lebih nyaman dari pada melalui Jalan negara Linjat Sumatra (Jalinsum) yang kini padat arus lalulintas, ucapnya.

Sesuai pengaduan warga masyarakat dari beberapa Kecamatan secara lisan, kawasan Jalan Negara dekat kantor Bupati dan kantor DPRD Deli Serdang tercium aroma tidak sedap. “Spontan saya melintas dan berulang kali saya kroscek, Masyah Allah bagaimana pola pikir dan kinirja Bupati H. Ashari Tambunan dan anggota DPRD Deli Serdang. Tidak terbayangkan dekat kawasan kantor Bupti dan DPRD Deli Serdang terdapat 10 unit rumah makan Babi Panggang Karo (BPK)”.

H. Amir Siahaan yang didengkot masyarakat menjadi Ketua Persatuan Batak Islam Indonesia (PBII) Deli Serdang menyatakan. “Terlepas ada tidaknya Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan izin ramah makan BPK itu, hal tersebut sudah menjadi raport merah Bupati Deli Serdang H.Ashari Tambunan, dinilai tidak becus memimpin darah ini. Sebab tumbuh suburnya rumah makan BPK seperti cendawan tumbuh dimusim hujan,sejak Deli Serdang dipimpin Bupati H. Ashari Tambunan, tandasnya.

Bagaimana solusi menyikapi hal tersebut?, tanya wartawan. “Segala permasalahan tersebut itu hak progratif Bupati H.Ashari Tambunan. Jika Bupati tidak mampu menyikapinya saya khawatir dampak negatif bisa terjadi kapan saja. Saya himbau Bupati segera menyikapinya, jangan sempai lebih dikenal sajian masakan BPK di Deli Serdang kedaerah lain, dari pada potensi profuktif lainnya.

Bagaimana kesan dan pesan terhadap anggota DPRD Deli Serdang ?,tanya wartawan Matahari. H. Amir Sihaan menyatakan kesannya anggota DPRD dan Bupati Deli Serdang sama kurang memikirkan dampak dilingkungan mayarakat. Pesan dan saran saya kepada anggota DPRD Deli Serdang laksanakan kinirja dengan baik sesuai tupoksinya, dan segera lahirkan perda khusus untuk rumah makan BPK, dan sesuaikan dengan lingkungan umat beragama,jelasnya.
Berdekatan Masjid dan kantor NU

Cheking on the sport wartawan Matahari dilapangan, radius sekitar 100 meter darikawasan komplek Pemda Deli Serdang, nerlokasi di Kelurahan Pertapahan terdapat Rumah Makan (RM) Babi Panggang Karo (BPK) Tobarosa, RM BPK Delinta Jumpa, RM BPK Tesalonika dan RM BPK Hok New Chenese Food. jarak RM BK berdekstsn dsn disebrsng jslsn lintas Sumatra terdapat Masjid Al Bukhari.

Sedangkan RM BPK Tesalonia saat ini dengan megah membungun rumah makan cukup megah dan permanan, belum fekatahui ada tifaknya IMB tersebut. Berikut dikawasan perbatasan antara Kelurahan Paluh kiri dengan Kelurahan Pertapahan tepatnya didepan kantor Pimpinan Cabang NadatulUlama (NU) terdapat RM BPK Tambar Lehe dan RM BPK Reakta,radius sekitar 100 meter Masjid Shuluhiyah Kelurahan Paluh Kemiri Lubuk Pakam.

Demikian juga halnya RM BPK Lakisat dan RM BPK Hariara dekat Ternilal Lubuk Pakam. Sebagaimana RM BPK terdapat di Desa Tumpatan Kecamatan Beringin Deli Serdang. Dipridikdiksan puluhan RM BPK yang berada dibeberapa Kecamatan di Deli Serdang disinyalir tidak memiliki izin. Untuk menatan lokasi RM BPK diimbau pihak Pemkab segera turun tangan mengatasi hal tersebut dengan arif dan bijaksana. (Sft).
sumber: harian88

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *