12 ORANG DIDUGA MENINGGAL DUNIA AKIBAT MACET PARAH DI BREBES

Jakarta, CNN Indonesia — Kemacetan parah yang terjadi Brebes, Jawa Tengah ternyata membuat banyak pemudik merasakan kelelahan berat. Peristiwa ini membuat banyak pemudik meninggal dunia. Ada sekitar 12 orang pemudik yang meninggal dunia karena diduga kelelahan akibat macet ataupun memiliki penyakit bawaan.

“Sekitar 12 orang meninggal mungkin karena penyakit yang mereka miliki saat mudik. Mudik kan memang mengeluarkan banyak tenaga. Sejauh ini belum diketahui, mungkin dengan tenaga besar yang dikeluarkan untuk mudik, ada beberapa penyakit yang kambuh. Sampai saat ini, itu data yang kami terima,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes Sri Gunadi Parwoko, saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (5/7).

“Kami imbau agar pemudik membawa obat-obatan pribadi saat selama mudik.”

Hanya saja, yang disayangkan, ketika pemudik jatuh kelelahan, ambulans tak bisa menjangkau lokasi macet tepat waktu. Hal ini membuat nyawa mereka tak tertolong.

Dia mengungkapkan posisi korban meninggal tersebar di berbagai titik. Selain itu, kebanyakan korban meninggal justru berada di luar jalan tol.

“Ada yang langsung dikirim ke rumah penduduk setempat, ada yang ke Slawi, dan ada yang ke RSU,” katanya dikutip dari detikcom.

Diungkapkannya, sampai saat ini sebenarnya jumlah korban yang tercatat adalah 18 orang meninggal dunia. Ada 12 orang meninggal diduga karena kelelahan, emapt orang karena kecelakaan lalu lintas, satu orang karena tertabrak kereta api, dan satu orang terkena setrum.

Dua belas orang pemudik yang meninggal dunia berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes:

1. Azizah (1) meninggal saat perjalanan ke Puskesmas Tanjung. Diduga meninggal karena keracunan karbon dioksida karena terjebak macet lebih dari enam jam jelang pintu keluar tol Brebes Timur.
2. Yuni Yati (50), warga Magelang, meninggal dunia setelah dalam kondisi sakit keras terjebak macet di Tol Brebes, pada tanggal 3 Juli. Yuni sempat dibawa ke Rumah Sakit Bhakti Asih, namun tak tertolong.
3. Turinah (53), warga Kebumen, meninggal di Rumah Makan Minang Karangbale pada tanggal 3 Juli 2016.
4. Sundari (58), warga Kendal, meninggal dunia karena sakit di Bus Pahala Kencana yang terjebak macet pada tanggal 4 Juli 2016.
5. Susyani (36), warga Bogor, pingsan saat turun dari Bus Rosalia Indah. Korban mengeluh pusing karena bus yang ia tumpangi kena macet di Tol Brebes. Susyani sempat dibawa ke Puskesmas Larangan sebelum meninggal dunia pada 4 Juli 2016.
6. Sariyem (45), warga Banyumas, diturunkan dari mobil travel di Klinik dr Desy Wanacala. Sariyem sebelumnya pingsan karena kelelahan, setelah itu diperiksa kemudian meninggal dunia pada 4 Juli 2016.
7. Suharyati (50) turun dari Bus Sumber Alam karena tidak kuat menghadapi macet. Saat turun, ia pingsan dan muntah-muntah. Dalam perjalanan ke rumah sakit dia meninggal pada 4 Juli 2016.
8. Poniatun (46), warga Kebumen, turun dari Bus Zaki Trans di Rumah Makan Mustika Indah, Kecamatan Tonjong. Tak lama kemudian dirinya meninggal dunia pada 4 Juli 2016.
9. Rizaldi Wibowo (17), seorang warga Kendal, meninggal di dalam bus pada 5 Juli 2016.
10. Sumiatun (67), warga Serpong, Tangerang, meninggal dunia di dalam bus pada 5 Juli 2016.
11. Sri (40) warga Wonogiri, meninggal dalam perjalanan saat menggunakan mobil pribadi. Sri meninggal karena serangan jantung pada 4 Juli 2016.
12. Suhartiningsih (49) warga Jakarta, meninggal di dalam mobil pribadi pada tanggal 5 Juli 2016. (chs)
sumber: cnnindonesia

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

2 Responses to 12 ORANG DIDUGA MENINGGAL DUNIA AKIBAT MACET PARAH DI BREBES

  1. Pingback: buy magic mushrooms

  2. Pingback: psilocybin edibles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *