PENCARIAN KORBAN BANJIR BANDANG DUA WARNA RESMI DIHENTIKAN, 2 KORBAN BELUM DITEMUKAN

SOROTSUMUT, MEDAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Deliserdang secara resmi menghentikan pencarian terhadap kedua korban banjir bandang Sibolangit. Kedua korban yang belum ditemukan tersebut adalah Eka Nurul dan Mirza.

Menurut Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Deliserdang, Darwin Surbakti, pencarian di pekan kedua ini nihil.

“Hingga saat ini, permintaan keluarga korban untuk menambah waktu pencarian belum kita terima. Bahkan pihak keluarga korban juga ikut berpartisipasi mencari para korban dan menggelar riutal tabur bunga di seputar kawasan titi Lau Mentar. Jadi hari ini adalah hari terakhir pencarian dan resmi kita tutup,” ungkap Darwis, Sabtu (28/5).

Ditambahkan, lokasi objek wisata Air Terjun Dua Warna akan ditutup sampai batas waktu yang belum dapat ditentukan. Sebab, Pemkab Deliserdang akan melakukan kajian yang komprehensif terkait kawasan objek wisata yang sudah menelan banyak korban tersebut, apakah akan dibuka untuk umum atau tutup untuk selamanya.

“Kita juga mengimbau kepada seluruh masyarakat dan jajaran Pemkab Deliserdang untuk mengantisipasi gejala-gejala alam, mengingat sekarang ini wilayah Sumatera bagian Utara memasuki musim penghujan. Wilayah bantaran sungai yang sering dijadikan lokasi objek wisata sangat rentan terkena dampak banjir bandang. Jangan sampai bencana alam ini menelan korban jiwa lagi,” harapnya.

Untuk diketahui, tim SAR gabungan telah berupaya keras mencari para korban banjir bandang Air Terjun Dua Warna Kecamatan Sibolangit. Pola penyisiran jelang hari terakhir yakni 500 meter dari titi Lau Mentar ke atas dan 200 meter dari titi ke bawah pun hanya berhasil menemukan Gunawan. Sementara Mirza dan Eka Nurul sampai dengan berita ini diturunkan, masih menjadi misteri keberadaannya.
sumber: sorotsumut

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *