PEMKAB SERDANG BEDAGAI DIRIKAN PUSAT PELATIHAN INTEGRASI TERNAK

Tindaklanjut Pengembangan Kawasan Integrasi Sawit dan Sapi

Tanjung Beringin-andalas Setelah beberapa waktu lalu, Pemkab Sergai mencanangkan program pengembangan kawasan integrasi sawit dan sapi secara khusus di Kecamatan Tebing Syahbandar, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas SDM sehinggu mampu mengintegrasikan antara sistem pertanian dan peternakan efisien.

Menindaklanjuti hal itu, Pemkab Sergai mendirikan pusat pelatihan integrasi sawit sapi. Mengingat program integrasi ini tidak hanya melihat memberdayakan sumber yang ada, tapi juga dari segi teknis pertanian serta kelembagaan antar instansi yang mantap sehingga kemakmuran pertanian secara nyata dapat ditingkatkan.

Demikian dikemukakan Bupati Sergai Ir H Soekirman dalam arahannya, pada peletakan batu pembangunan pusat pelatihan integrasi sapi sekaligus dirangkaikan dengan peringatan hari bumi dilaksanakan di Balai Desa Mangga Dua Kecamatan Tanjung Beringin, Selasa (22/4).

Turut hadir dalam acara itu, Ketua TP PKK Sergai Hj Marliah Soekirman, Kadis Tannak Ir H Safaruddin, Kaban PMPD Aguslan Simanjuntak SE, Kakan KP2T-PM Radianto SP, Kabag Humas Dra Indah Dwi Kumala, Sekretaris Pembina Yayasan BITRA Kabupaten Sergai Chok Rahmat Purba, Camat Tanjung Beringin  Aminuddin SE, Kades serta para pelaku usaha peternakan.

Bupati Soekirman menyambut baik adanya pembangunan pusat pelatihan integrasi ternak ini. Sebab, selain menjadi wadah juga untuk menjalin koordinasi sekaligus sinergitas antara pelaku usaha beserta pemangku kepentingan terkait.

Di samping itu juga bagi peternak mampu mengetahui dan menerapkan tentang sistem aplikasi teknologi tepat guna pertanian yang mempunyai nilai ekonomis ekologis dan sosial budaya berkelanjutan seperti pembuatan pakan ternak, bagaimana meningkatkan jumlah mutu dan produksi serta penurunan biaya.

Ke depan tantangan semakin besar mengenai bagaimana mempertahankan ketahanan pangan, program integrasi ternak dan sawit dalam perkebunan.”Hal ini merupakan salah satu skema menuju swasembada daging dengan memberdayakan sumber daya lahan tersedia dalam memenuhi target swasembada pangan nasional, selain swasembada daging. Di antaranya swasembada beras, jagung, kacang kedelai dan gula yang pencapaiannya belum memperlihatkan hasil menggembirakan,”jelas bupati.

Menyikapi hal itu, Bupati Soekirman mengimbau seluruh jajaran pemerintahan Sergai maupun asosiasi-asosiasi usaha lain dan pihak terkait dengan program integrasi ternak dan sapi, agar tidak menyia-nyiakan peluang ini guna membangun komitmen sinergitas untuk mendorong program ini seperti halnya memberikan pendampingan baik secara teknis terhadap SDM pelaku pertanian dan peternakan sehingga dapat menjalankan usahanya secara baik dan benar.

Sementara, Sekretaris Pembina Yayasan BITRA Kabupaten Sergai Chok Rahmat Purba mengemukakan apresiasinya atas perhatian maupun kontribusi signifikan diberikan Pemkab Sergai terhadap peningkatan perekonomian  melalui pemberdayaan petani dan peternak di kabupaten ini.(ryad).
sumber : harianandalas

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *