DANA BANTUAN TPS KPU DAERAH DELI SERDANG DIDUGA DISELEWENGKAN PPS

Percut Sei Tuan-andalas Ratusan juta rupiah dana berasal dari KPUD Deli Serdang untuk menyukseskan pelaksanaan Pileg di Kec PS Tuan diduga telah diselewengkan oknum Ketua/ Sekretaris PPS Desa di kecamatan tersebut. KPUD DS telah menyalurkan dana kepada masing-masing TPS yang pencairannya melalui petugas PPK Kecamatan diberikan kepada Ketua/ Sekretaris PPS desa.

Ketua PPK Kecamatan Percut Sei Tuan Sultanuddin Harahap melalui Sekretaris Asnawi Harahap SSos kepada andalas, kemarin, mengatakan untuk Kecamatan Percut Sei Tuan terdapat 643 TPS tersebar di 18 Desa dan 2 Kelurahan.

Dan setiap TPS mendapatkan dana tambahan dari KPU sebesar Rp 750 ribu, yang pencairannya diberikan kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS) desa. Asnawi mengaku, dana itu seluruhnya telah diberikan ke masing-masing PPS desa untuk diserahkan ke setiap TPS.

Asnawi menjelaskan, pencairan dana bagi setiap TPS di desa/Kelurahan itu dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama pihaknya telah mencairkan dana sebesar Rp 500 ribu, dan tahap kedua diberikan Rp 250 ribu, sehari menjelang pelaksanaan pemungutan suara.

Dana yang diberikan kepada seluruh TPS yang ada di tiap desa/ kelurahan itu untuk berbagai macam keperluan dalam rangka mendukung pelaksanaan pesta demokrasi rakyat, di antaranya untuk membuat tenda dan berbagai macam keperluan lainnya.

Namun, dari sejumlah desa itu ada di antaranya yang tidak menyalurkan dana tersebut. Seperti, Desa Bandar Klippa dan juga Desa Bandar Khalifah. di Desa Bandar Klippa memiliki 62 TPS, sementara di Desa Bandar Khalifah memiliki 65 TPS.

Ketua PPS Desa Bandar Klippa, Sumardi yang ditemui di kantor kepala desa saat penghitungan suara mengatakan, dirinya sama sekali tidak mengetahui adanya pencairan dana tambahan dari KPU tersebut. Menurutnya, dana tersebut dicairkan melalui sekretaris. Namun ketika coba dikonfirmasi, sekretaris bersangkutan tidak berada di tempat. Hal sama juga dikatakan Ketua PPS Desa Bandar Khalifah Sakino Prabowo.

Salah seorang petugas KPPS di desa Bandar Klippa Irwansyah mengaku, dirinya tidak ada menerima dana seperti dimaksud. Dia mengaku hanya menerima dana upahnya sebagai anggota KPPS, sementara yang lainnya tidak ada menerima. Hal itu juga diakui sejumlah ketua TPS di Desa Bandar Klippa, Bandar Khalifah dan beberapa desa lainnya.

Mengyikapi hal itu, anggota DPRD DS Dapil II PS Tuan Rakhmadsyah SH dari PKB menyayangkan terjadinya penyelewengan dana bantuan KPU DS tersebut. Dia mengimbau agar PPS segera menyalurkan dana tersebut kepada petugas TPS di seluruh desa/ kelurahan.

Sebab, dana tersebut adalah hak petugas TPS yang selama pelaksanaan Pileg telah bekerja keras demi terlaksananya pencoblosan dan suksesnya Pileg 2014.”Kita sangat prihatin jika penyaluran dana bantuan KPU DS tidak disalurkan PPS desa ke petugas TPS di desanya,”katanya.

Hal senad dikatakan Kepala dusun XII Desa Bandar Khalifah Aswojo. “Panwaslu, KPUD DS, kepolisian dan pihak berwenang lainnya agar mengusut dan menindak pelaku penyelewengan dana bantuan KPUD DS ini,”harapnya.(FT)
sumber : harianandalas

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *