MODERAMEN GBKP ADAKAN PERTEMUAN DENGAN NDC,MPR-K, BP.KLASIS DAN PERWAKILAN PENGUNGSI

Desa Simacem, Bekerah dan Sukameriah adalah desa yang harus direlokasi karena jarak ketiga desa ini sangat berdekatan dengan gunung Sinabung yang terus aktif sampai saat ini. Namun kenyataan dilapangan menunjukkan bahwa masyarakat sudah mulai resah karena relokasi yang dijanjikan oleh pemerintah belum jelas sampai saat ini dan masyarakat sudah sangat lelah di pengungsian. Melihat kenyataan ini, maka Moderamen GBKP berinisiatif untuk membuat pertemuan dengan perwakilan dari ketiga desa (Simacem, Bekerah dan Sukameriah) untuk membahas dan mencari solusi tentang permasalahan-permasalahan yang muncul terutama masalah relokasi.

Pertemuan yang diadakan di Kantor Moderamen GBKP ini juga dihadiri oleh perwakilan dari NDC (Neumann Development Centre) Pt. DR. B.D Sinulingga, M.Si, Pt. DR. Sumbul Depari, perwakilan dari MPR-Karo dan Perwakilan dari BP Klasis Sinabun dan Kabanjahe. Ketua Moderamen GBKP Pdt. Matius Panji Barus, S.Th,M.Th ditemani oleh Pdt. Simon Tarigan S.Th, Pdt. Erick J Barus, D.Th, Pdt. Agustinus Purba, S.Th, MA, Pdt. Rosmalia br Barus, S.Th, Pdt. Kongsi Kaban, S.Th, Pt.Ir. Ananta Purba dan Dk. Akor Tarigan mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk membahas dan mencari solusi tentang permasalahn yang muncul ditengah-tengah masyarakat pengungsi Sinabung. NDC dan MPR-Karo juga memaparkan tentang kemungkinan-kemungkinan solusi terbaik bagi penanganan akibat erupsi Sinabung terutama masalah relokasi.

Dari pertemuan ini menghasilkan beberapa kesimpulan membentuk Sekretarian Bersama yang terdiri dari unsur pemerintahan desa, perwakilan masyarakat, BP Klasis Sinabun, BP Klasis Kabanjahe, NDC, MPR-Karo dan Moderamen GBKP yang mempunyai tugas antara lain :

1. Mengingatkan kembali Pererintah untuk serius menangani permasalahan pengungsi.

2.Pemerintah harus serius menangani relokasi dan apabila memungkinkan dapat merealisasikan daerah relokasi yang dijanjikan oleh Kementrian Kehutanan.

3.Lahan pertanian yang lama tetap menjadi milik masyarakat meskipun sudah direlokasi dengan ketentuan pengeloalan sesuai dengan instruksi pemerintah.

4.Pasca relokasi dan Pasca pegungsian , pemerintah harus tetap memperhatikan kehidupan masyarakat.

5. Lahan pertanian masyarakat yang berdomisili di luar radius 3 Km juga harus diperhatikan pemerintah.

Selanjutnya sekretariat bersama ini akan merumuskan poin-poin diatas sebelum disampaikan kepada pemerintah . Acara berlangsung hingga pukul 15.00 Wib denga ditutup dengan doa oleh Ketua Klasis Kabanjahe.(Humas Moderamen)
sumber : gbkp

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *