HANURA KARO ADUKAN CALEG PDIP KE PANITIA PENGAWAS PEMILU

Tanah Karo-andalas Terkait dugaan praktik money politic dilakukan sejumlah TS salah seorang caleg nomor urut 1, daerah pemilihan (dapil) 5 Kabupaten Karo dari PDIP, berinisial L br S. DPC Partai Hanura Kabupaten Karo membuat laporan pengaduan, Sabtu kemarin ke Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Karo.

Dugaan praktik kecurangan itu diungkapkan Sentosa Tarigan, seorang TS sekaligus menjadi saksi Partai Hanura di Desa Gunung Meriah, Kecamatan Kuta Buluh, Kabupaten Karo, pada Pemilu 9 April lalu.

“Saat itu kami melihat langsung beberapa TS dari PDIP membagi-bagikan uang disertai kartu nama caleg,” ujar warga Desa Gunung Meriah itu sembari memperlihatkan kartu nama caleg PDIP itu.

Hal senada diungkapkan Pernamen Sembiring Milala, warga yang sama. TS dan saksi Partai Hanura ini mengungkapkan, sejumlah TS dari Partai Gerindra secara terang-terangan membagikan uang kepada warga guna mencoblos dan memenangkan salah satu calon berinisial I br G, nomor urut 2, dapil 5 dari partai berlambang kepala burung Garuda tersebut.

“Motifnya sama seperti dikatakan Sentosa tadi. Mereka ini juga memberikan uang kepada warga dengan menyelipkan kartu nama calon yang akan dipilih dan dicoblos di TPS. Jumlahnya bervariasi, ada yang menerima 100 ribu, 150 ribu, hingga 200 ribu. Berani kali orang itu bagi-bagi uang di depan umum. Warga desa juga banyak melihat,” ungkap Pernamen.

Terkait hal itu, Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Karo, Pengamat S Gurky SE didampingi salah seorang caleg Partai Hanura, Sastroy Bangun SE beserta kader lainnya mendatangi kantor Panwaslu Kabupaten Karo, Sabtu, melaporkan hal tersebut dan diterima Komisioner Panwaslu Kabupaten Karo Bidang Divisi Tindak Lanjut Pelanggaran, Eva Juliani br Pandia SH.

“Kami minta, dalam hal ini Paswaslu harus bersikap bijaksana. Karena Panwaslu merupakan salah satu lembaga mengawasi Pemilu dan berkompeten mengambil tindakan, baik peraturan KPU maupun UU. Nah, kami harapkan pihak KPU harus tegas mengambil sikap. Jika memang terbukti ada salah satu calon dari parpol manapun yang ‘bermain’, ini harus didiskualifikasi,”tegas Pengamat.(lams)
sumber : harianandalas

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *