TNI AU PAKSA PESAWAT ASING MENDARAT DI POLONIA

MedanBisnis – Medan. Pesawat jenis JSA 29 nomor penerbangan N54JX dipaksa mendarat oleh pasukan TNI AU Pangkalan Soewondo di eks Bandara Polonia Medan. Pesawat pribadi yang dikemudikan pilot Heinz Pieter asal Swiss tersebut dipaksa mendarat karena memasuki jalur penerbangan Indonesia tanpa izin, Kamis (10/4) siang.
Pangkosek Hanudnas III Medan, Marsekal Pertama TNI Sungkono, mengatakan, pesawat tersebut ditemukan pertama kali di sebelah barat Meulaboh, Aceh, kurang lebih 80 knot mil. Dalam radar, pesawat itu berjalan terus menuju teritorial Indonesia. Setelah masuk ke wilayah udara Indonesia, diperintahkan dua pesawat F16 untuk mengidentifikasi.

“Jadi, pada waktu kita melaksanakan operasi lanud tertangkap adanya pesawat yang tidak memiliki flight clearence (izin penerbangan). Kemudian, kita koordinasikan untuk segera mengejar atau mengidentifikasi menggunakan dua pesawat F16. Setelah diidentifikasi pesawat pribadi tersebut dipaksa untuk mendarat di Polonia, Medan. Pilotnya adalah Heinz Pieter,” ungkap Sungkuno.

Ia menjelaskan, pesawat tersebut berangkat dari Colombo menuju Singapore dengan tujuan terbang hanya ferry flight (sekali penerbangan seperti Medan-Jakarta), tetapi dikarenakan tidak memiliki flight clearence (izin penerbangan) masuk ke wilayah teritorial Indonesia sehingga dipaksa mendarat. “Jadi, dia harus ada izinnya dan ini sedang diteliti kenapa izinnya tidak muncul dalam radar,” kata Sungkono.

Menurutnya, sampai saat ini WN asal Swiss tersebut belum bisa menunjukkan izinnya. “Saya rasa dia terbang melintas jalur udara Indonesia karena ketidaktahuannya yang membuatnya tidak paham dalam aturan penerbangan,” ujarnya.

Sungkono menambahkan, untuk langkah selanjutnya pihaknya akan tetap memproses penerbang asal swis itu, namun TNI AU sendiri hanya bisa melanjutkan persoalan tersebut sampai ke tahap penyelidikan sebagaimana dijelaskan dalam UU, penyidikan selanjutnya akan dilakukan penyidik sipil.

“Jadi, untuk sementara kita amankan di sini dulu sampai menunggu proses selanjutnya,” pungkas Sungkono. (cw-03)
sumber: medanbisnisdaily

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *