PAD KABUPATEN KARO TERBESAR DARI PENDUDUK SAKIT

Starberita-Medan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Karo, terbesar dari retribusi pelayanan kesehatan. Disusul dengan retribusi terbesar kedua yang berhubungan dengan pelayanan pasar seperti penggantian cetak Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK) dan Akta Kelahiran.

“Berarti pemerintah daerah Kabupaten Karo hasil PAD nya berasal dari memeras uang penduduk yang sakit,”kata Widya Kartika dari Sekretariat Nasional (Seknas) Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRAH), dalam diskusi publik tentang APBD Kabupaten Karo, di Hotel Madani Medan, Kamis (20/3).

Widya menyebutkan dari PAD terbesar dari retribusi kelayanan kesehatan , pemerintah Kabupaten Karo mendapatkan Rp9.559.873.570 dengan pesentase sebanyak 61%. Sedangkan dari retribusi pelayanan pasar mencapai Rp1.354.860.000 (9%).

“Ini dilihat dari banyaknya penduduk Karo belum mempunyai KTP, KK dan Akte lahir,”ucapnya.

Kemudian, disusul dengan PAD retribusi pemakaian daerah mencapai Rp1,183 miliar lebih, retribusi pengujian kendaraan bermotor Rp708,4 juta, retribusi pengganti biaya cetak akte capil dan KTP Rp575,2 juta, retribusi jasa usaha penjualan produksi usaha daerah Rp502,6 juta, retribusi izin mendirikan bangunan Rp496,7 juta, retribusi terminal Rp442,6 juta.

Selain itu, PAD retribusi parkir mencapai Rp281 juta, retribusi jasa rumah potong hewan Rp276,1 juta, retribusi izin gangguan Rp109,7 juta, retribusi pelayanan kebersihan Rp102,4 juta, retribusi jasa usahan tempat pelelangan Rp72 juta, retribusi jasa usaha tempat rekreasi dan olar raga Rp28 juta, retribusi izin trayek Rp26,1 juta, retribusi usaha penyedotan kakus Rp25,6 juta, retribusi pelayanan pemakaman dan pengabuan mayat Rp10,5 juta dan terakhir retribusi izin tempat penjualan minuman beralkohol Rp5 juta.

Ia juga menyebutkan Kabupaten Karo dalam mengalokasikan anggarannya sampai 67 persen untuk belanja pegawai. Menurutnya dari 34 daerah di Sumut, Kabupaten Karo peringkat ke 31. ” Hal itu terbukti tidak efisiennya Pemda Karo dalam memanfaatkan anggarannya,”terang wanita berkaca mata itu.

Widya menyatakan dalam hal ini pemerintah Kabupaten Karo melakukan pelanggaran peraturan mengenai struktur APBD. “Dimana tidak adanya pembiayaan daerah baik alokasi dalam perencanaan maupun realisasi pada tahun 2012 dan 2013”.tandasnya. (RIN/YEZ)
sumber : starberita.

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

1 Response to PAD KABUPATEN KARO TERBESAR DARI PENDUDUK SAKIT

  1. Pingback: 5 Simple Steps To Creating Growth With A Gaming Website

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *