JELANG PEMILU, KPU HARAPKAN PENGUNGSI SINABUNG TAK DIRELOKASI

Medan – Komisi Pemilihan Umum Sumatera Utara mengharapkan pengungsi erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo tidak direlokasi sementara waktu menjelang Pemilihan Umum 2014 untuk mempermudah proses pemungutan suara.

“Diharapkan, dua minggu sebeum hari H (9 April 2014) tidak ada mobilisasi pengungsi,” kata anggota Komisi Pemilihan Umum Sumut Benget Silitonga usai menerima kunjungan komisioner Komnas HAM di Medan, Selasa (11/3).

Menurut Benget, persiapan dalam penyelenggaraan Pemilu bagi ribuan pengungsi erupsi Gunung Sinabung di Karo tidak ada masalah lagi.

Pengungsi yang telah direlokasi atau kembali ke desanya masing-masing akan memilih di tempat tinggal semula karena berbagai peralatan yang dibutuhkan akan disiapkan.

“Petugas PPS (Panitia Pemungutan Suara) sudah eksis kembali,” katanya.

Sedangkan untuk warga yang masih berada di lokasi pengungsian, pihaknya bersama KPU Karo akan mendirikan TPS sesuai jumlah yang dibutuhkan.

“Kita akan mendirikan TPS di lokasi pengungsian supaya pengungsi bisa mencoblos disana,” ujar Benget.

Untuk itu, kata dia, KPU Karo akan mendata ulang seluruh warga yang masih berada di lokasi pengungsian guna mendapatkan akurasi data sesuai dengan desa asal pengungsi.

Namun KPU mengharapkan tim tanggap darurat dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tidak merelokasi atau memobilisasi pengungsi untuk sementara agar tidak mempersulit penyiapan TPS tersebut.

Karena itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan BNPB dan tim tanggap darurat erupsi Gunung Sinabung untuk meniadakan relokasi atau mobilisasi massa tersebut hingga dua minggu menjelang 9 April 2014 atau waktu pencoblosan.

“Nanti akan ada daftar di lokasi pengungsian. Jadi tidak berbasis TPS lagi, melainkan sesuai jumlah warga di lokasi pengungsian,” katanya.

Komisioner Komnas HAM Maneger Nasution mengatakan, pihaknya akan berangkat ke Karo untuk mengetahui persiapan penyelenggaraan Pemilu di lokasi pengungsian Sinabung.

Jika menemukan potensi kendala, Komnas HAM akan memberikan rekomendasi ke KPU dan Bawaslu RI untuk memperbaiki regulasi guna mempermudah kelancaran penyelenggaraan Pemilu.
sumber : beritasatu

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *