RANO KARNO DIDUGA TERIMA ALIRAN DANA

[SERANG] Wakil Gubernur Banten, Rano Karno, yang dipinang Partai Golkar mendampingi Ratu Atut Chosiyah, disebut-sebut mendapat aliran dana sebagai bentuk mahar senilai Rp 6 miliar.

Bahkan berdasarkan informasi, selain mahar tersebut, pihak Ratu Atut juga memegang sejumlah bukti lain berkaitan dengan aliran dana dari adik Atut, Tb Chaeri Wardana (TCW) dan Ratu Atut Chosiyah kepada kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) tersebut.

Untuk diketahui, Gubernur Ratu Atut Chosiyah selain telah ditetapkan sebagai tersangka penyuapan  hakim MK, Akil Muchtar pada Pilkada Lebak beberapa waktu lalu, gubernur perempuan pertama ini juga ditetapkan sebagai tersangka pada perkara korupsi alat kesehatan (Alkes) Banten dan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) serta tersangka  pemerasan. Pascaadiknya, TCW  terkena perkara Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), Atut juga terancam terkena pasal tersebut.

Juru Bicara Keluarga Ratu Atut Chosiyah, Ahmad Jajuli mengatakan, Atut tidak akan mundur dari jabatanya sebagai Gubernur Banten. Atut masih akan melihat keputusan hukum pada pengadilan tingkat pertama.

“Sikap beliau (Atut) akan melihat vonis yang dijatuhkan pada tingat pertama. Jika dinyatakan bersalah apakah akan melakuan banding hingga kasasi atau menerima keputusan tersebut,” ujarnya menanggapi aksi KAMMI yang menuntut Atut-Rano mundur, di Serang, Senin (10/3).

Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Banten, Siti Ma’ani Nina saat dimintai komentarnya mengatakan, aksi demo di negara demokrasi adalah hak sebagai warga negara. “Kita serahkan sepenuhnya kepada aparat hukum. Mau apa lagi sih,” kata Nina singkat. [149]
sumber: suarapembaruan

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *