ERCIBAL BELO RITUAL KHAS SUKU KARO

Bill Wong, Ercibal belo (meletakkan sekapur sirih) adalah suatu tradisi turun-temurun dari leluhur Suku Karo yang sudah membudaya sejak dulu kala. Tujuan ercibal belo adalah menghormati leluhur yang sudah meninggal dunia, dengan cara meletakkan daun sirih di tempat makam leluhur tersebut. Orang Karo menggap bahwa sirih adalah daun yang dapat digunakan sebagai media untuk menunjukan rasa sosial terhadap sesama manusia atau manusia kepada roh leluhur.

Selain melakukan ritual ercibal belo di pemakaman leluhur, orang Karo juga kerap melakukan ritual ini di tempat-tempat yang dianggap keramat. Hal tersebut dilakukan dalam upaya memanjatkan doa agar terhindar dari bala bencana dan bahaya.

Eribal belo yang dilakukan secara besar-besaran atau dilakukan secara berkelompok oleh masyarakat, umumnya dilengkapi juga dengan berbagai perlengkapan ritual, seperti misalnya dua ndiru (tampah) yang di atasnya telah diletakkan cibal-cibalen (sesajen) berupa nasi tumpeng dan daging ayam yang telah dimasak. Upacara ercibal belo yang dilakukan secara berkelompok oleh orang Karo, umumnya dipimpin oleh seorang dukun atau Simetahwari.

Seiring dengan perkembangan zaman, ritual ercibal belo sudah sangat jarang dilakukan oleh orang Karo saat ini. Adanya larangan-larangan dari agama tertentu yang sudah dianut oleh orang Karo, juga turut berperan mengakibatkan tradisi turun-temurun dari nenek moyang tersebut kini semakin ditinggalkan.
sumber : kompasiana

This entry was posted in Adat Istiadat Karo, Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Cerita (Turi - Turin), Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

2 Responses to ERCIBAL BELO RITUAL KHAS SUKU KARO

  1. Pingback: Smart Money: The Online Gambling Industry – The Next Best Investment Frontier?

  2. Pingback: Buy Liquid LSD

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *