20 TAHUN JADI TUAN KADI, BARU INI GAGAL MENIKAHKAN…

PESTA NIKAH BERUBAH JADI SUNATAN

SUMUTPOS.CO – Ditukarnya pengantin pria dalam pernikahan Yuni dan Deni tak hanya mengejutkan warga dan para undangan. Tapi tuan kadi bernama Wargio juga kaget tak kepalang. Saat ditemui kru koran ini, Wargio mengatakan selama 20 tahun jadi tuan kadi, baru kali ini ia mendapati kasus seperti itu. “Terkejut kali aku. Sejak tahun 1994 saya jadi tuan kadi, baru kali ini gagal menikahkan pengantin,” ucapnya, Selasa (25/2) malam.

Masih kata Wargio, beberapa hari sebelum hari pernikahan, ia memang sudah dapat kabar yang menyebut calon pengantin pria kabur dari rumahnya. “Empat hari lalu saya sudah dapat kabar kalau pengantin laki-lakinya kabur,” sambungnya. Mendapat kabar atas kaburnya pengantin pria, ternyata membuat pria berumur sekitar 45 an tahun langsung bergerak cepat. Dirinya langsung memberitahukan kepada Kantor Urusan Agama (KUA), Kec. Beringin agar tidak mencetak buku nikah Yuni dan Geni dulu. “Gitu dapat kabar, saya langsung beritahu KUA agar buku nikahnya jangan dicetak dulu,”  kenangnya.

Wargio yang juga jadi tamu undangan dalam pesta pernikahan itu ngaku sangat prihatin atas kejadian yang pertama kali dialaminya sejak jadi tuan kadi itu. “Saya diundang juga dalam pesta pernikahan itu. Saya merasa prihatin karena pestanya gagal. Kasian keluarga mempelai wanitanya,” ujarnya. Namun, karena orangtua Yuni merupakan teman sekaligus warga sedesa dengannya, Wargio tetap hadir dalam pesta pernikahan yang diubah menjadi sunatan itu. “Tapi saya tetap hadir, biarpun pesta pernikahan diubah jadi pesta sunatan,” tandasnya. (man/deo)
sumber: sumutpos

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *