AHOK GERAM RUSUN PEMPROV DKI MALAH DISEWAKAN WARGA

Liputan6.com, Jakarta – Niat baik pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memberikan tempat tinggal layak secara gratis untuk beberapa bulan di Rumah Susun (Rusun) Sederhana untuk warga yang direlokasi, tetapi malah dimanfaatkan oleh segelintir warga tersebut untuk mendapatkan keuntunggan.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengungkapkan, sejumlah unit Rusun di DKI ditemukan telah disewakan oleh penghuninya. Bahkan, juga ditemukan praktek jual beli rusun secara onlie hingga harga Rp 80 juta. Padahal, rusun tersebut diperuntukkan untuk warga kurang mampu dan tidak diperdagangkan oleh Pemprov DKI.

“Masalahnya, sewain rusun ke tangan pihak ketiga. Ada juga yang jual online unit rusun hingga Rp 80 juta,” ungkap pria yang akrab disapa Ahok itu di Balaikota DKI Jakarta, Rabu (26/2/2014).

Ahok mengaku, praktek tersebut sudah terjadi sejak setahun yang lalu. Karena itu, pihaknya melakukan penelusuran ke rusun-rusun Ibukota. Bahkan, beberapa unit kamar rusun telah disita atau disegel ketika diketahui telah disewakan.

Lebih lanjut, Ahok menjelaskan, Pemprov DKI juga menemukan beberapa oknum seperti ketua RT dan ketua RW yang ikut terlibat melancarkan proses sewa menyewa rusun tersebut.

“Sudah ada yang ngaku. Satpamnya juga ngaku. Sudah kita dapat. Kita sita. Lepas. Sita. Lepas. Terus main. Itu masalah sosial,” imbuh mantan Bupati Belitung Timur itu.

Disisi lain, Kepala Dinas Perumahan DKI Jonathan Pasodung mengungkapkan, dari sidak yang ia lakukan, ditemukan sebanyak 111 unit rusun yang ternyata disewakan penghuninya ke pihak ketiga.

“Ada 17 unit Rusun Marunda, 45 unit di Rusun Pinus Elok, 44 unit di Rusun Cakung Barat. Sama¬† 5 hunian di Rusun Pulogebang,” ungkapnya.
sumber : liputan6

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *