TIM AHLI KEMENTAN PROVSU TELITI TANAH DAN AIR DI SINABUNG

KABANJAHE (Waspada):Badan Litbang Kementerian Pertanian (Kementan) Provinsi Sumut menurunkan tim khusus guna melakukan penelitian tanah terkena abu vulkanik Gunung Sinabung, Kamis (20/2).Untuk hasil maksimal para ahli di bidang di siplin ilmu baik pertanahan, lingkungan, air,peternakan, holti kultura, perkebunan dan lainnya di libatkan dalam penelitian ini.

Hasil penelitian diharapkan bisa menjadi acuan dasar petani agar lebih memahami kondisi tanah yang tertutup abu vulkanik berdia meter, 5, 10, 20 hingga 1 meter lebih terkait cara maksimalisasi pengolahan tanah tertutup abu vulkanik, kata Kepala tim Litbang Kementerian Pertanian Provinsi Sumut Dr Ir Catur Hermanto, MAP kepada Waspada.

Mengenai abu vulkanik berdampak pada produksi hasil pertanian masyarakat Karo di 12 kecamatan Catur, pihaknya akan melakukan penelitian lebih lanjut,begitu juga pencemaran air disebabkan abu vulkanik.

Analisi sementara dari balai besar pemberdayaan tanaman dan tanah disebutkan walau produksi sayur dan buah menurun akibat abu vulkanik, namun sayur mayur dan buah asal Karo aman dari logam berat.

Cukup di cuci unsur hara yang masih melekat maka akan larut unsur yang masih melekat pada sayur dan buah tersebut, tambah Dr Sutarman.Untuk masalah air, ahli air Litbang Pertanian Provsu Asef mengatakan saat ini belum teridentifikasi adanya pencemaran air yang mengarah negatif di akibatkan abu vulkanik namun walau begitu pihaknya akan kita meneliti ulang.

Bupati Karo melalui Sekda Kab dr Saberina br Tarigan sebelum tim menuju lokasi sekitar Sinabung, mengharapkan kepada tim Litbang yang terdiri dari berbagai ahli di siplin ilmu, agar penelitian menghasilkan harapan positif bagi masyarakat Karo.

Dan diminta pada perwakilan Kementerian Provsu agar dalam membantu petani Karo hendaklah benar-benar terjamin kualitasnya,sedikit bantuan asal berkualitas jauh lebih baik dari pada banyak tapi merugikan.

Mengenai bantuan janji kementerian pertanian hingga saat ini belum juga terealisasi terlebih pengungsi dari 8 desa radius luar 5 Km sudah di pulangkan dan 8 desa lagi akan menyusul sesuai dengan rekomendasi PVMBG, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Karo Agustoni Tarigan SP di dampingi Kabid Produksi Munarta Ginting SP minta pada Kementan merealisasi janjinya kepada masyarakat pengungsi ketika berkunjung ke posko utama dan pos penampungan pengungsi.(c10).
sumber: waspadamedan

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *