UNIMED BEBASKAN UANG KULIAH KORBAN BENCANA SINABUNG

MEDAN (Waspada): Sebagai Lembaga Pendidikan Tinggi memiliki motto “character building university”, Universitas Negeri Medan (Unimed) melakukan aksi peduli korban erupsi Gunung Sinabung di Tanah Karo.

Kabag Humas Unimed Muhammad Surip, Rabu (19/2)  mengatakan, ada dua aksi Unimed dalam menunjukkan kepeduliannya terhadap korban erupsi Gunung Sinabung. Pertama,  membebaskan biaya kuliah semester genap 2013/2014 bagi mahasiswa anak korban erupsi Sinabung.

“Pimpinan Unimed mengambil kebijakan  membebaskan uang kuliah ini sebagai bentuk keprihatinan terhadap keluarga korban erupsi Sinabung,” kata M Surip kepada Waspada.

Dia menjelaskan, sebagai data pendukung membenarkan mereka korban Gunung Sinabung, maka mahasiswa tersebut harus melengkapi beberapa persyaratan yang di antaranya melengkapi surat dari pemerintah setempat menyatakan yang bersangkutan termasuk keluarga korban Sinabung.

Pertimbangan pimpinan Unimed mengelurkan kebijakan ini, agar mahasiswa korban erupsi Gunung Sinabung tidak putus kuliah dan orangtuanya tidak memikirkan biaya kuliah anak-anaknya pada semester genap 2013/2014 ini.

Seluruh Pimpinan Unimed memahami, bahwa orangtua mahasiswa korban Sinabung secara umum petani. Sedangkan lahan pertanian banyak yang hancur terutama radius 5 km dari Gunung Sinabung.

“Semoga seluruh korban diberikan Allah SWT ketabahan dan kesabaran, serta gunung Sinabung kembali normal, sehingga para pengungsi kembali bisa beraktivitas sebagaimana mestinya,” ujar Surip.

Aksi kedua, kepedulian korban Sinabung adalah melakukan kegiatan bimbingan belajar bagi siswa-siswi kelas III SMP korban erupsi Sinabung yang akan mengikuti UN tahun 2014. Kegiatan ini telah di mulai pada Sabtu, 15 Februari 2014, di empat tempat berbeda yakni, di SDN Tanjung, Kec. Tigaderket, SMPN 1 Tigabinanga, Lapangan Open Stage/Perta Mejuah-juah Berastagi, dan Aula Yonif 125 Simbisa Tanah Karo.

“Unimed telah melepas para dosen yang bertugas ke daerah bencana itu, “ kata M. Surip.  Dia menjelaskan, rektor Unimed berpesan agar tim bisa melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, bisa melakukan pembimbingan secara kreatif sehingga dapat mencapai apa yang menjadi tujuan dari kegiatan ini, yakni membantu para siswa-siswi korban Sinabung bisa lulus UN 2014 dengan hasil maksimal, walau proses belajar mengajar para siswa tersebut sangat terganggu.

Kegiatan pembimbingan siswa-siswi kelas III SMP ini tetap berkoordinasi dengan tim BNPB yang ada di area bencana Sinabung, karena kegiatan ini akan dilaksanakan selama delapan  minggu setiap hari sabtu dan minggu. Diperkirakan kegiatan ini akan berakhir sebelum para siswa-siswi mengikuti Ujian Nasional Tahun 2014 pada bulan Mei.

Setiap minggunya Unimed mengirimkan 24 dosen pembimbing sesuai bidang keahlian ilmunya yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan IPA.

Masing-masing dari bidang studi tersebut dikirimkan lima orang dosen, ditambah empat dosen BK yang akan memberikan bimbingan konseling dan memberikan latihan kegiatan ice breaker. (m49)
sumber: waspadamedan

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Berita Pilihan, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

1 Response to UNIMED BEBASKAN UANG KULIAH KORBAN BENCANA SINABUNG

  1. Pingback: shroom gummies

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *