SUDAH FINAL, PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG MAKZULKAN BUPATI KARO

Karo Jambi Siap Lakukan Perlawanan

Kabanjahe-andalas Dikabulkannya permohonan pemakzulan Bupati Karo, DR (HC) Kena Ukur Karo Jambi Surbakti oleh MA dinilai kemenangan bagi rakyat Karo, yang selama ini merasa tidak puas atas kinerja pemerintahan daerah setempat. Namun keluarnya putusan pemakzulan tersebut menimbulkan beragam komentar di tengah masyarakat yang saat ini sedang berduka dilanda bencana erupsi Sinabung.

“Rakyat Karo saat ini membutuhkan seorang pemimpin yang memiliki potensi, kompetensi, akuntabilitas, kapabilitas, aksesibilitas serta cerdas dan senantiasa berpihak kepada rakyat,” ujar akademisi USU, Drs Bengkel Ginting MSi kepada andalas, Rabu (19/2) melalui telepon seluler.
Semua pihak harus menghormati putusan MA. Kemendagri harus menindaklanjuti putusan tersebut sesuai prosedur hukum yang berlaku, DPRD terlebih dahulu harus memegang salinan putusan MA. Kemudian menindaklanjutinya dengan menggelar rapat paripurna.

Kasus pemakzulan dilakukan DPRD Karo, secara tidak langsung telah memberikan pendidikan politik bagi masyarakat. Ada intisari bisa diambil hikmahnya, yakni bila kepala daerah terbukti telah melanggar kewajibannya selaku kepala daerah maka dimungkinkan bagi rakyat untuk melakukan gugatan mosi tidak percaya yang disampaikan melalui mekanisme lembaga perwakilan rakyat (DPRD), ujarnya.

“Jujur saja, saya selaku teman Karo Jambi dan pernah bersama dalam pemerintahannya, sebagai staf ahli bidang pembangunan, tentunya sangat kecewa sekali. Sejak bergabung menjadi staf ahli beliau, sudah sering saya ingatkan baik secara langsung maupun tidak langsung. Berbagai masukan positif, mulai dari penempatan pejabat SKPD sesuai ahlinya, tidak memperjualbelikan jabatan, kebijakan bersifat pro rakyat,” ujar mantan komisioner KPU Sumut itu.

Padahal janjinya dulu, mengukir prestasi di hari tua, meningkatkan kesejahteraan rakyat, nyatanya tiga tahun kepemimpinannya tidak ada yang terealisas. Sementara salah seorang warga masyarakat A.

Sebayang (50) mengaku tidak terlampau gembira menanggapi keluarnya putusan MA. Secara konstitusi tentu wakilnya yang akan menggantikan posisinya sebagai bupati. Nah, di sinilah persoalannya. Dia juga menyerukan agar masyarakat Karo tidak terlalu euforia berlebihan menanggapi putusan MA.

Menurutnya, Wakil Bupati Terkelin Berahmana SH terlampau lemah dan tidak punya kreasi. Tidak memiliki visi dan leadership. Malah cenderung lari dari masalah. Bencana Sinabung dapat menjadi tolok ukur untuk melihat inisiatifnya. Tapi tidak ada yang dia lakukan.

Jangan harapkan ada terobosan atau inovasi baru dari Terkelin Berahmana. Setali tiga uang dengan Kena Ukur Surbakti. Justru leadership-nya lebih lemah dari Karo Jambi. Sekarang bagai buah simalakama.

Tidak ada yang lebih baik.“Jangan-jangan masyarakat Karo pindah dari mulut singa ke mulut harimau. Sama aja, karena dua-duanya nya kurang sehat, kalau menurut saya,” tuturnya.

Sementara praktisi hukum, Sofyan Ginting SH MH mengatakan, sesuai ketentuan PP Nomor 6 Tahun 2005, tentang pemilihan, pengesahan, pengangkatan, dan pemberhentian kepala daerah, putusan MA yang terkait dengan putusan persetujuan pelengseran kepala daerah, sifatnya final.

Lebih jauh dipaparkannya, Pasal 123 ayat 4 huruf c, dinyatakan MA wajib memeriksa, mengadili dan memutus pendapat DPRD tersebut paling lambat 30 hari setelah permintaan DPRD diterima MA dan putusannya bersifat final.

“Pejabat harus konsisten, patuh dan taat pada hukum termasuk kepada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap,”katanya.

Sementara Bupati Karo, DR (HC) Kena Ukur Karo Jambi Surbakti menilai putusan Mahkamah Agung yang menerima pemakzulan dirinya sangat berlebihan. Karena itu, ia mengaku siap ‘melawan’ dengan melakukan upaya hukum bila putusan yang akan dijemput DPRD Karo itu merugikan dirinya.

“Saya akan lakukan langkah hukum bila MA memutuskan yang tidak benar,” ujarnya kepada wartawan di Kabanjahe belum lama setelah keluarnya berita putusan pemakzulan di sejumlah media.

Sikap ini ditunjukkan Karo Jambi karena ia yakin tak melakukan pelanggaran seperti yang dituduhkan. Ia sendiri mengaku heran disebut-sebut telah melanggar aturan. “Saya tidak ada tanggapan atas masalah ini, karena saya tidak pernah ada lakukan kesalahan. Apa salah saya, coba tunjukkan,” ketusnya sembari mengkritik pemberitaan yang terlampau berlebihan.

Diperoleh informasi sejumlah anggota dan pimpinan DPRD Karo sedang berada di Jakarta untuk menjemput putusan MA. “Ya, benar, hari ini kami pimpinan dewan dan beberapa anggota langsung ke kantor MA di Jakarta untuk mengambil surat keputusan tersebut,” ujar Ketua DPRD Karo, Effendy Sinukaban, SE menjawab konfirmasi andalas, Rabu sore (19/2) melalui telepon seluler.(RTA)
sumber : harianandalas

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

1 Response to SUDAH FINAL, PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG MAKZULKAN BUPATI KARO

  1. Pingback: Cybersecurity in Banking

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *