DIDUGA KORUPSI DENDA TILANG, PEGAWAI KEJARI BANDAR LAMPUNG DITAHAN

MedanBisnis – Jakarta. Kejaksaan Agung (Kejagung) menahan pegawai Kejaksaan Negeri Bandar Lampung bernama Rika Aprilia. Dia ditahan karena diduga terlibat dalam tindak pidana korupsi pengelolaan uang denda tilang, biaya perkara, denda dan uang pengganti Pidana Khusus pada Kejaksaan Negeri Bandar Lampung.
“Kejaksaan RI telah melaksanakan penyidikan terhadap pegawai pada Kejaksaan Negeri Bandar Lampung bernama Rika Aprilia, SH, berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor Print-42/H/Hjw/02/2014, tanggal 06 Februari 2014,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Setia Untung Arimuladi dalam siaran pers yang diterima detikcom, Selasa (18/2/2014). Rika bertugas sebagai bendahara penerima pada Kejaksaan Negeri Bandar Lampung. Penyidikan terhadap Rika berawal dari adanya pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Diketahui dari hasil perhitungan sementara Penerimaan Negara Bukan Pajak pada Tahun 2012 dan Tahun 2013, uang yang berasal dari denda tilang dan ongkos perkara sebesar Rp 651.637.500, serta denda pidsus dan uang pengganti sebesar Rp 727.800.000, tidak disetorkan ke Kas Negara,” papar Untung. Selain itu, Rika juga diduga memalsukan dokumen penyetoran Surat Setoran Penerimaan Negara Bukan Pajak melalui Bank Bukopin.

Untuk kepentingan penyidikan, Rika ditahan selama 20 hari sejak tanggal 17 Februari 2014 di Rumah Tahanan Negara Way Hui Bandar Lampung. “Tim penyidik masih terus melakukan pencarian dan pengumpulan bukti di Kejaksaan Tinggi Lampung, yang dengan bukti tersebut akan membuat terang tindak pidana yang terjadi,” ujar Untung. (dtc)
sumber: medanbisnisdaily

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *