TAHUN INI JALAN ARTERI BANDARA KNIA SELESAI

KUALA NAMU- Jalan arteri menuju Bandara Kualanamu ditargetkan selesai di tahun ini. Terlihat sudah beberapa ruas jalan yang terbebaskan lahannya. Meski demikian ada juga lahan yang masih terhambat proses pembebasannya. Namun proyek ini akan segera rampung dalam tahun 2014. Mengingat itu, masih ada dua titik jalur yang masih belum berfungsi.

Belum berfungsinya itu karena dua lajur tersebut belum dapat dilewati dengan dua arah. Dua arah yang belum dapat dilewati berada di Desa Telaga Sari dan Desa Dusun Sena. Selain itu, ada juga beberapa lahan yang belum dibayar. Lahan tersebut berada di Desa Dusun Sena.

Akan tetapi jalan akses menuju bandara Kuala Namu ini ditargetkan akan rampung bulan 12 tahun 2014.

Jumlah pekerja saat ini cukup memungkinkan untuk dapat menyelesaikan proyek. Sebanyak 200 orang jumlah keseluruhan pekerja. Proyek jalan akses menuju Kualanamu ini bagian dari proyek pemerintah provinsi dan bekerja sama dengan PT. Bangun Cipta Kontraktor (BCK).

Menurut pengawas proyek yang tidak mau menyebutkan namanya mengatakan, jalan akses menuju Kualanamu dapat selesai di bulan April ini. Karena diterpa masalah maka ia menargetkan selesai di bulan Desember tahun ini. Dari pengakuannya, ada 12 titik lahan yang masih bermasalah dengan panjang keseluruhannya sebanyak 400 meter.

“Kami tidak mau mencampuri urusan dari dinas terkait. Sekarang ini masih ada 12 titk yang belum dibebaskan, panjangnya 400 meter semua,” ungkapnya saat ditemui, Kamis (13/2).

Pengawas proyek juga menambahkan, jika sekarang ini lahan semua mampu dibebaskan maka tidak mungkin akses jalan menuju bandara Kuala Namu dapat rampung di bulan April. Sekarang ini para pekerja hanya menunggu kepastian dari manager perusahaan. Saat ini jalan akses menuju bandara dapat dikatakan 80 persen dapat dilintasi dengan empat lajur dengan dua arah.

Pantauan Sumut Pos, keadaan sekarang ini yang terlihat di sepanjang jalan itu dapat dikatakan hampir selesai. Namun dalam waktu dekat ini, para pekerja terlihat santai karena 12 titik lahan tersebut masih dijarah oleh warga. Sejauh ini sepanjang jalan menuju Kuala Namu sudah ada beberapa tempat makan dan sebuah gallon minyak. Untuk travelling belum ada. Terbanyak di daerah tersebut jajanan khas Medan jika penumpang ingin memberikan oleh – oleh kepada keluarga.

Sementara itu, lampu penerangan di jalan sepanjang 16 km itu belum banyak terlihat. Sejumlah pengendara dan warga saat melintas di daerah itu tampak ragu. Diharapkan kepada dinas terkait untuk dapat memberikan lampu jalan agar warga dan pengendara yang melintas daerah itu tidak ragu. (mag-9/ila)
sumber: sumutpos

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *