WARGA DAN KARYAWAN KEBUN PTPN III BENTROK

Dipicu Aksi Pelemparan Batu

Rantau Prapat-andalas Puluhan warga Desa Janji dan karyawan Perkebunan PTPN III Desa Afdeling I Rantau Prapat bentrok di areal perkebunan tersebut, kemarin, sekitar pukul 16.00 WIB. Bentrokan dipicu adanya aksi pelemparan oleh petugas pengaman kebun ke arah sejumlah pemuda Desa Janji yang berkumpul di salah satu doorsmeer.

Beruntung sejumlah petugas polisi berpakaian preman cepat mencegah bentrokan meluas dengan meletuskan senjata ke atas di tengah dua kubu tersebut. Informasi berhasil dihimpun andalas di lokasi kejadian, bentrokan tersebut bermula ketika sejumlah petugas keamanan mengaku memergoki orang diduga hendak mencuri getah karet di aeral perkebunan tersebut.

Oleh satuan pengaman kebun tersebut kemudian mengejar orang tak dikenal tersebut ke arah pemukiman warga Desa Janji yang dipisahkan jalan desa. Hingga para petugas kebun menaruh curiga adanya orang yang diduga mencuri tersebut berbaur di kalangan pemuda yang sedang berkumpul di doorsmeer tak jauh dari Kantor Camat Bilah Barat dan Desa Janji.

Belum sempat menyeberang jalan, dari arah perkampungan warga petugas Satpam kebun merasa dilempar orang tak dikenal, hingga beberapa petugas kemudian melacak warga yang diinterograsi mengaku tidak ada melempar Satpam kebun, hingga ketegangan pun terjadi.

Akibatnya, beberapa Satpam membalas lemparan tersebut hingga mengenai beberapa sepeda motor di doorsmeer tersebut dan dipihak petugas perkebunan juga terlihat tangki kereta nyaris jebol.

Beruntung, kejadian tersebut langsung tercium sejumlah petugas kepolisian yang cepat tiba di lokasi. Sedangkan, untuk memberikan jarak agar dua kubu tersebut tidak saling mendekat mencegah bentrokan susulan, petugas terpaksa melepaskan lima kali tembakan ke udara hingga kedua kubu masing-masing mundur. Namun, bentrokan tersebut tidak ada menimbulkan korban jiwa.

Akibat kejadian itu, sejumlah tokoh masyarakat dan pemuda Desa Janji serta perwakilan Perkebunan Janji disaksikan P Sitinjak, Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian-A Resort Labuhan Batu kemudian mengajak melakukan dialog di kantor kepala desa setempat.

Dalam dialog tersebut, kemudian disepakati kedua kubu untuk menarik massa masing-masing untuk mencegah bentrokan susulan. Diperoleh kesepakatan jika ada warga yang dicurigai melakukan pencurian di areal perkebunan untuk terlebih dahulu dilaporkan kepada kepala desa setempat.

“Jadi, intinya diharapkan agar pihak perkebunan jika mencurigai ada pemuda desa ini yang melakukan pencurian agar dilaporkan kepada kepala desa setempat, karena koordinasi itu adalah jalan terbaik, untuk meredam terjadinya konflik,”kata Basyarul Ulya, tokoh pemuda setempat.

Sedangkan Kepala Desa Janji, Nazir menyebutkan, konflik yang terjadi antara warga dan karyawan merupakan bentuk adanya kecemburuan sosial. Pemuda warga desanya banyak yang menjadi pengangguran, padahal areal perkebunan termasuk wilayah desa tersebut.

Sementara itu, Asisten Kepala Perkebunan Haryono menyambut baik adanya usulan tersebut.”Kita akan mempertimbangkan usulan dari Kades dan tokoh masyarakat setempat demi membina hubungan baik antara warga dan pihak perkebunan,” katanya.(HEN)
sumber : harianandalas

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

2 Responses to WARGA DAN KARYAWAN KEBUN PTPN III BENTROK

  1. Pingback: order pure mdma molly ecstasy online for sale overnight delivery in usa canada uk australia cheap

  2. Pingback: chocolate shrooms

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *