SEHAT SEMBIRING, KORBAN TERAKHIR AWAN PANAS JUGA MENINGGAL

BNPB Bantu Pemulangan Pengungsi dari 4 Desa

Meskipun sempat bertahan hidup selama 11 hari, Sehat Sembiring (40) yang merupakan korban awan panas di Desa Suka Meriah, pada Sabtu (1/2) lalu, akhirnya meninggal dunia di RSU Efarina Etaham, Jalan Jamin Ginting, Selasa siang (11/2) sekitar pukul 12.00 WIB.

“Tadi siang dia ( Sehat Sembiring)meninggal dunia, sekarang sudah dibawa ke rumah duka di Kaban Jahe,” kata Kabid Humas Pemkab Karo, Jhonson kepada wartawan, Selasa (11/2).
Jhonson menyebutkan, kondisi korban langsung melemah setelah beberapa hari lalu sempat sadarkan diri. Padahal pihak rumah sakit terus memberikan perawatan atas luka mencapai 45 persen yang dideritanya.

Sebelum Sehat Sembiring, jumlah korban tewas akibat sapuan awan panas yang keluar dari erupsi Gunung Sinabung pada 1 Februari tersebut sebanyak 16 orang.

Sebanyak 15 orang tewas pada hari itu yakni Alexander Sembiring (17), Daud Surbakti (17), Diva Nusantara (17), David Brahmana (17), Mahal Surbakti (25), Rizal Saputra (32), Teken Sembiring (47), Santun Siregar (22), Fitriani Boru Napitupulu (19), Asran Lubis (21), Marudut Brisnu Sihite (25), Daniel Siagian, Tomas Lakae (27), Zulfian Dimuri (21), dan Surya Sembiring (24).

Satu korban lagi yakni Doni Sembiring (70) yang juga sempat dirawat di RS meninggal dunia pada Rabu (5/2) sekitar pukul 03.00 WIB. Dengan demikian, korban akibat awan panas Gunung Sinabung keseluruhannya mencapai 17 Orang.

Dilokasi terpisah, Pemerintah melalui Kementerian Sosial, Gubernur Sumatera Utara dan Bupati Karo akan menyantuni keluarga 17 korban tewas akibat erupsi Gunung Sinabung dengan nilai bantuan sebesar Rp10,5 juta.

Keterangan pers Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho yang diterima di Jakarta, Selasa (11/2), menyebutkan pemberian bantuan akan dilakukan secara simbolis kepada para ahli waris pada Kamis (13/2) di Posko Utama Kabanjahe.

Sutopo JUGA membenarkan jumlah korban tewas akibat awan panas bertambah menjadi 17 jiwa menyusul meninggalnya Sehat Sembiring (47) di Rumah Sakit Efarina Etaham.

Di sisi lain, proses pemulangan sejumlah pengungsi erupsi Gunung Sinabung masih terus dilakukan. BNPB membantu warga empat desa kembali ke rumah masing-masing setelah mengungsi akibat erupsi Gunung Sinabung.

Direktur Bantuan Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Harmensyah yang dihubungi Antara di Medan, Selasa (11/2) malam, mengatakan pemulangan warga tersebut dilakukan secara bertahap dengan bantuan personel TNI, Polri, dan relawan.

Pengungsi yang kembali ke rumah itu adalah penduduk Desa Cimbang (234 jiwa), Desa Rimo Kayu (657 jiwa), Desa Batu Karang (805 jiwa), dan Desa Ujung Payung (311 jiwa).

Sebelum menempati kembali rumahnya masing-masing, pengungsi tersebut terlebih dulu membersihkan rumah yang telah lama ditinggalkan dan tanaman yang masih bisa diselamatkan.

Untuk membantu pembersihan itu, BNPB menerapkan program padat karya dengan memberikan penghasilan untuk masyarakat sebesar Rp50 ribu. “Program padat karya itu akan berlangsung selama 10 hari,” katanya.

Pada hari ke-11, kata Harmensyah, pengungsi Gunung Sinabung yang kembali ke rumah akan mendapatkan tunjangan hidup sebesar Rp6.000 per orang per hari.

Demikian juga bantuan berupa beras seberat 0,4 Kg per orang per hari. “Bantuan (jaminan hidup) itu akan diberikan selama 30 hari,” katanya.

BNPB menekankan agar semua petugas membantu proses pemulangan pengungsi tersebut. Sedikitnya 236 personil yang berasal dari elemen TNI, Polri dan relawan dikerahkan dalam pemulangan pengungsi empat desa.

Para relawan sejak Senin (10/2) memfasilitasi para kepala keluarga (KK) untuk memulai pembersihan rumah dan fasilitas umum di desa masing-masing, setelah dilepas lewat apel persiapan bersama di Posko Utama Kabanjahe yang dilakukan bersama-sama elemen TNI, Polri, Pemda Karo dan BPBD Sumut.

Selama proses pembersihan para ibu, anak-anak dan kelompok rentan lain masih bertahan di pos penampungan hingga tempat tinggalnya layak dihuni kembali. (bs/ant/ma)
sumber : harianandalas

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

1 Response to SEHAT SEMBIRING, KORBAN TERAKHIR AWAN PANAS JUGA MENINGGAL

  1. Pingback: Glo Extracts White Cookies

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *