10 HAKIM MEDAN DIDUGA BERMASALAH

Komisi Yudisial Segera Putuskan

Jakarta-andalas Komisioner Komisi Yudisial (KY) melakukan pemeriksaan terhadap 1 hakim dan 3 majelis hakim di Kota Medan yang diduga bermasalah. Hasil pemeriksaan itu nantinya akan dilaporkan dalam rapat pleno dan selanjutnya akan diputuskan.

“Ada tiga majelis hakim dan 3 hakim yang diperiksa KY di Medan,” kata komisioner KY Taufiqurrohman Syahuri di kantornya, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Senin (10/2).

Sebelumnya, KY melakukan kunjungan ke beberapa pengadilan di Medan, Sumatera Utara (Sumut). Maksud dari kedatangan komisioner KY itu sekaligus untuk melakukan pemeriksaan kasus yang berasal dari 3 pengadilan negeri dan satu pengadilan agama. Sayangnya, Taufiq belum dapat memberi tahu dengan jelas di mana pengadilan tersebut letaknya.

Kasus pertama muncul dari hakim berinisial MS. Hakim di salah satu PN di Medan ini dilaporkan ke KY karena dugaan putusannya untuk permohonan pengampuan yang dinilai janggal. MS langsung diisinyalir menyetujui permohonan suami saat mengajukan pengurusan harta saat istrinya sakit tanpa mempertimbangkan keterangan dua anaknya. MS beralasan kedua anak tesebut masih di bawah umur sehingga tidak bisa diminta kesaksiannya.

Kasus kedua datang dari majelis hakim di salah satu pengadilan agama di Medan yang berinisial AH, HP, dan NH. Ketiga hakim itu diduga tidak mempertimbangan keterangan saksi lebih dari satu orang dalam memutus perkara hak asuh anak.

“Kasus mengenai hak asuh anak yang jatuh ke ayahnya, padahal anaknya masih balita. Lalu keluarga istri melapor ke KY, karena hanya 1 saksi yang menjadi sandaran putusan hakim, padahal harus minimal dua saksi,’’ujarnya Taufiq seperti yang dikutip dari detik.com, Senin (10/2).

Lalu majelis hakim tersebut mengakui kesalahannya dengan hanya mempertimbangkan keterangan dari satu saksi. Kasus ini masih terus di proses di KY.

Majelis hakim berikutnya yang diduga bermasalah adalah majelis salah satu PN di Medan yang memutus kasus terkait hak cipta. Majelis hakim berinisial SR, R, dan LS ini dilaporkan terlibat suap sehingga meloloskan permintaan salah satu pihak.

Kasus keempat terkait istri yang merasa suaminya tidak memiliki syarat yang lengkap saat menikah lagi. Tiga hakim yang duduk sebagai majelis yaitu MP, LS, dan MS. Ketiganya adalah hakim di salah satu PN di Medan. Majelis akhirnya memutuskan bahwa sang suami bersalah dan kemudian dihukum 2 bulan penjara.

“Pembelaan terdakwa dari kuasa hukumnya saat itu bahwa sang suami tidak sehat dan mengalami gangguan kejiwaan. Bahkan sudah disertai surat keterangan dokter, majelis tetap tidak mempertimbangkannya,’’ujarnya. (bs/dk/ma)
sumber : harianandalas

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

1 Response to 10 HAKIM MEDAN DIDUGA BERMASALAH

  1. Pingback: Fortune Games

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *