POLANTAS AKAN TILANG MOBIL BAK TERBUKA YANG ANGKUT MANUSIA

Jakarta – Peristiwa kecelakaan lalulintas (laka lantas) maut yang terus berulang melibatkan kendaraan bak terbuka seperti truk di Pandegelang, Banten, Jumat (7/2) yang menyebabkan enam orang tewas membuat jajaran Polantas akan lebih meningkatkan tindakan tegas berupa tilang di lapangan.

Pasalnya kecelakaan sejenis yang melibatkan mobil terbuka juga pernah terjadi di Probolinggo, Jawa Timur pada 28 Desember lalu saat sebuah pick up menabrak truk yang menyebabkan 18 orang tewas.

“Jajaran sudah saya intruksikan untuk terus sosialiasi melarang mengangkut manusia di mobil bak dan pencegahan dengan penjagaan di lapangan bahkan dengan penindakan (tilang) terus ditingkatkan ,” kata Kakorlantas Irjen Pudji Hartanto saat dihubungi Minggu (9/2).

Menurut jenderal bintang dua ini, semua pihak harus mau peduli terhadap keselamatan masing-masing. Kita semua harus menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.

“Minggu lalu saya juga bicara soal ini dihadapan para Dansat TNI AD se Indonesia pada Apel Dansat TNI AD,” jelasnya dimana kegiatan itu adalah bagian Gerakan Nasional (Gernas) Pelopor Keselamatan Berlalulintas.

Terkait kecelakaan truk yang terguling di tanjakan Banganga Jalan Menger-Caringin, Pandeglang, Jumat (7/2), Pudji melanjutkan truk mengalami rem blong.

“Saya cek ke Dir Lantas Polda Banten, truk ini (tak luput) dari pengawasan anggota di lapangan. Saat rombongan start sampai dengan TKP, truk melewati 1 pos polisi. Tapi jalanan menurun tajam, beban truk berat, sehingga rem tidak mampu menahan,” imbuhnya.

Seperti diberitakan, truk tersebut mengangkut siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Pandeglang yang rencananya akan berkemah di Pantai Carita.
sumber : beritasatu

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *