WARGA LERENG MERAPI DILATIH TANGGUH BENCANA

KLATEN (KRjogja.com) – Pusat Studi Manajemen Bencana (PSMB) Veteran Yogyakarta menggelar kegiatan Wajib Latih Penanggulangan Bencana bagi masyarakat lereng Gunung Merapi di Desa Panggang, Kecamatan Kemalang, Klaten, Senin-Rabu (07-09/10/2013).

Koordinator PSMB Veteran Yogyakarta, Indra Baskoro Adi, dalam keterangannya menjelaskan, kegiatan Wajib Latih Penanggulangan Bencana merupakan kerjasama antara PSMB Veteran Yogyakarta, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) dan Pasag Merapi.

“Kegiatan Wajib Latih Penanggulangan Bencana di Klaten ini menyasar kepada masyarakat di lima desa yang hidup di kawasan rawan bencana (KRB) di lereng Merapi. Yakni Desa Sidorejo, Tegalmulyo, Balerante, Kendalsari dan Panggang, Kecamatan Kemalang. Kegiatan di Desa Panggang merupakan yang terkahir di Klaten,” katanya.

Indra menjelaskan, kegiatan Wajib Latih Penanggulangan Bencana bertujuan untuk mendorong terwujudnya masyarakat kawasan rawan bencana Gunung Merapi tangguh bencana. “Selain itu untuk memberikan dan memperkuat pemahaman serta keterampilan masyarakat tentang kebijakan penanggulangan bencana, ancaman Gunung Merapi, sistem peringatan dini, dan menyusun rencana kontijensi desa,” jelasnya.

Indra menambahkan kegiatan serupa akan digelar di Kabupaten Magelang, dengan sasaran wilayah lereng Gunung Merapi yang masuk KRB 1 dan KRB 2. (*-7)
sumber : kroja

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *