WARGA BUTUH MOBIL ANTAR JEMPUT SISWA

Warga Desa Gung Pinto Kecamatan Naman Teran yang mengungsi di Posko Maka Mehuli mengharapkan mobil antar jemput siswa SMP yang bersekolah ke Berastagi.
“Kami sudah kehabisan biaya untuk ongkos anak kami yang sekolah di SMP Negeri III Berastagi. Selama berada dipengungsian kami sudah tidak ada lagi pemasukan, karena areal pertanian dan tanaman kami yang selama ini kami harapkan sebagai penopang ekonomi untuk menyekolahkan anak-anak kami semuanya telah rata tertutup abu vulkanik Gunung Sinabung,” ujar Nande Een beru Sitepu (45), Senin (27/1).
Hal senada juga disampaikan Paten Sembiring (40) yang mengaku sudah berulang kali menyampaikan keluhan mereka ke posko utama di kantor Camat Kabanjahe.
“Telah berkali-kali kami mengusulkan agar kami dibantu antar jemput anak-anak kami yang bersekolah ke Berastagi. Kami harus mengeluarkan sedikitnya Rp5 ribu untuk setiap anak. Kalau ini terus berlanjut kami khawatir beberapa minggu kemudian
anak kami tidak dapat lagi pergi kesekolah,” ujarnya. Ditambahkanya lagi, beberapa anak sekolah di posko pengungsian lain disediakan angkutannya. Ada yang naik mobil TNI, truk Satpol PP dan Polres Karo. “Kami berharap kepada Dandim Tanah Karo, Letkol Asep Sukarna selaku Incident
Comender tanggab darurat bencana erupsi Gunung Sinabung dapat memberi kemudahan kepada kami dan anak-anak kami saat pergi kesekolah,” harap Sembiring mengakhiri. (Johni Sembiring)
sumber : jurnalasia.com

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

1 Response to WARGA BUTUH MOBIL ANTAR JEMPUT SISWA

  1. Pingback: Glo Extracts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *