LETUSAN SINABUNG BERBENTUK ANEH

Benyaris A Pardosi, Erupsi Gunung Sinabung Kabupaten Karo masih terus berlanjut hingga kini, masayakat dibuat waspada oleh letusan gunung yang terus berlanjut. Sejak September lalu, keberadaan gunung Sinabung ditetapkan status siaga pada level III.

Muntahan abu vulkanik yang dikeluarkan oleh Gunung Sinabung telah menyebabkan kerugian masyarakat yang bermata pencaharian sebagai petani. Tanaman pertanian masyarakat seperti sayur, tomat, jeruk mengalami gagal panen.

Kemarin (Senin), Sinabung kembali mengeluarkan abu vulkanik yang membumbung setinggi 8 km, bentuk dari semburan tersebut terlihat unik, berbeda dari bentuk biasanya. Entah karena sebuah kebetulan atau hal yang lumrah namun bentuk kepulan asap tersebut menimbulkan multi tafsir dari masyarakat. Semburan abu yang aneh tersebut mengundang perhatian dan banyak yang mengabadikannya dalam bentuk foro serta menjadi buah bibir masyarakat.

Orang Berdoa, Menengadah ke Langit

Ada yang mengatakan bentuk dari awan tersebut adalah seperti sosok orang yang sedang berdoa, dan menengadah ke langit. Beberapa orang mengatakan bahwa hal tersebut merupakan peringatan kepada masyarakat agar mereka tidak melupakan Tuhan. Artinya masyarakat harus lebih rajin berdoa dan mengucap syukur kepada Yang Maha Kuasa.

Minta Maaf

Selain wujud orang yang sedang berdoa, ada lagi tafsiran orang yang mengatakan bahwa wujud tersebut adalah orang yang sedang minta maaf. Hal tersebut merupakan peringatan bagi masyarakat agar mereka minta maaf jika ada kesalahan-kesalahan yang telah mereka perbuat baik kepada Tuhan maupun kepada sesama.

Jika kita memeperhatikan gambar tersebut memang terlihat seperti wujud manusia yang sedang melipat tangan, awan tersebut terlihat seperti gambar abstrak dalam bentuk manusia. Masyarakat mungkin mempercayai bahwa hal tersebut ada kaitannya dengan peringatan dari Tuhan, atau mungkin hanya kebetulan saja bentuk dari abu yang keluar demikian adanya. Gambar tersebut beredar luas di media sosial khususnya facebook, dengan keterangan yang hampir sama. Yang pasti sebuah gunung jika ia merupakan Gunung berapi, maka ada masa dimana gunung tersebut akan meletus, akibat endapan magma yang ada dalam perut bumi.
sumber : kompasiana

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *