BUPATI KARO GAGAP

Ditanya Presiden SBY Soal Lahan Relokasi

KARO,SUMUTPOS.CO-Tanah bagi orang Karo bukanlah sesuatu yang sederhana. Tanah adalah adalah darah daging karena telah dimiliki sekian generasi sebelumnya. Maka, ketika pemerintah berencana melalukan relokasin
terhadap para pengungsi Sinabung, tanah atau apapun yang berhubungan dengan hal ulayat tidak boleh diabaikan.

Setidaknya hal ini diungkapkan pengawat sosial yang juga pengurus Dewan Pimpinan Pusat Merga Silima, Bengkel Ginting, akhir pekan lalu. Selain itu, menurutnya, rendacana relokasi terkesan lambat. “Terlalu lamban perhatian pemerintah pusat. Kalaupun diperhatikan, hanya ada saat presiden datang,” katanya.

Bengkel menyebutkan bahwa perlu ada prioritas dalam penangan Sinabung. Harus ada penetapan daerah pemukiman. Upaya dari relokasi harus dilakukan bertahap. “Relokasi sebaiknya ke tempat yang familiar untuk para pengungsi,” katanya.

“Hak-hak ulayat perlu untuk diperhatikan pemerintah. Jangan nantinya sesudah direlokasi justru hal ulayatnya hilang,” tambahnya.

Dia menambahkan bahwa tempat sementara relokasi paling tidak diberikan fasilitas yang memadai dan juga sarana yang cukup. Tidak hanya melihat masyarakat desa di radius 3 km saja yang perlu diberikan bantu. Namun masyarakat diluar radius 3 km juga perlu diberikan. Pasalnya aktivitas penduduk juga sama terganggu.

Selain itu dia menekankan, ekonomi pertahanan desa perlu diperhatikan. Coba dilibatkan bantuan dari para masyarakat Karo di luar Kabupaten Karo. Dan tentu saja, kucuran dana dari pemerintah pusat agar tepat sasaran. Maka, dia menyebutkan, saat inilah pembuktian untuk Bupati Karo. Sang bupati harus menyelesaikan masalah pengungsi erupsi Sinabung dengan baik. “Paling tidak untuk memperbaiki imej dari bupati yang telah rusak,” pungkasnya.(mag-5/rbb)
sumber: sumutpos

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

2 Responses to BUPATI KARO GAGAP

  1. Pingback: dmt

  2. Pingback: Glo Extracts Mint

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *