DUA KURIR GANJA DIVONIS 26 TAHUN PENJARA

MEDAN, MANDIRI,Membawa 29 Kg narkotika jenis ganja, Fitriadi alias Fit Bin Yusmadi (24) dan Iskandar alias Kandar Bin Abdul Rahman (22) warga Dusun Tunong, Aceh, divonis masing-masing 13 tahun penjara, di Pengadilan Negeri Medan, Rabu (22/1).

Majelis Hakim yang diketuai M Isa SH juga menetapkan kedua terdakwa membayar denda Rp1 miliar untuk masing-masing terdakwa subsider 3 bulan kurungan. Keduanya dinyatakan bersalah melanggara Pasal 115 ayat 2 UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Mendengar putusan tersebut, kedua terdakwa hanya bisa pasrah menerimanya.

“Saya terima pak,” jelas Fitriadi.

Putusan ini lebih ringan 2 tahun dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Fatah, yang sebelumnya menuntut kedua terdakwa dengan penjara masing-masing selama 15 tahun.

Sebelumnya, diketahui BNN (Badan Narkotika Nasional) Provinsi Sumut menangkap dua kurir ganja saat melintas dari Pos Lantas Bukti Satu Tangkahan Durian, Kecamatan Brandan Barat, Langkat, Jumat (21/6) sekira pukul 03.30 WIB. Dan dari tangkapan itu, petugas mengamankan 29 Kg daun ganja kering dan kedua terdakwa Fitriadi dan Iskandar alias Kandar Bin Abdul Rahman.Berdasarkan informasi diperoleh, BNN Provinsi Sumut dibawah pimpinan Kombes Pol Rudy Trangono, mendapatkan laporan akan adanya transaksi narkoba jenis ganja. Mendapatkan informasi tersebut, petugas BNN melakukan pengintaian beberapa lama.

Setelah menunggu beberapa lama, akhirnya kedua tersangka melintas didepan Pos Lantas Bukti Satu Tangkahan Durian, Kecamatan Brandan Barat, Langkat, dengan menggunakan mobil Toyota Avanza warna Hitam BK 1170 RJ.

Melihat mobil tersebut, petugas pun melakukan pemeriksaan dan petugas menemukan 29 Kg daun ganja kering yang dibungkus dalam bal dengan masing-masing balnya seberat 1 Kg.

Selanjutnya, kedua tersangka pun diamankan petugas ke Kantor BNN. Tak hanya itu, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti dari kedua tersangka yakni 29 Kg daun ganja kering, 1 unit mobil Toyota Avanza warna Hitam Metalic BK 1170 RJ, 1 lembar STNK atas nama Zainul Effendi dan 1 unit heandpone Blueberry warna Hitam.

Rencananya ganja tersebut akan dipasarkan di Medan dan yang diamankan merupakan kurirnya. Ganja tersebut juga renacananya akan dikirim ke Pondok Kelapa, Medan dan A sendiri yang saat ini masih buron yang akan menerima ganja tersebut di daerah Pondok Kelapa, Medan. [mad]
sumber : harianmandiri

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *