ANI YUDHOYONO: “SYALOM, MEJUAH JUAH”

Selama di pengungsian, Ibu Negara Ani Yudhoyono berbaur barsama anak-anak pengungsi korban Erupsi Sinabung. di halaman Gereja St Petrus dan Paulus (Paroki), Kabanjahe, Kabupaten Tanah Karo, Jumat (24/1) pagi.

Selama hampir satu jam anak-anak di pengungsian yang berada di halaman Gereja St Petrus dan Paulus (Paroki), Ani Yudhoyono memotivasi dan bernyanyi bersama.

berkumpul bersama anak-anak tersebut sekitar pukul 09.00 WIB. Mereka hadir

Ibu negara Ani Yudhoyono didampingi Ketua TP PKK Sumut Sutias Handayani, membuat kejutan saat berada di pengungsian yang berada di halaman Gereja St Petrus dan Paulus (Paroki), Kabanjahe, Kabupaten Tanah Karo, Jumat (24/1) pag.

Tanpa diketahui, saat kumpulan anak-anak di pengungsian tersebut lagi bernyanyi dengan bimbingan beberapa orang suster, tiba-tiba Ani Yudhoyono datang dan menyapa mereka.

Ani dan Sutias beberapa menit menyimak lantunan lagu-lagu daerah Karo seperti Erkata Bedil dan Tanah Karo Simalem yang dinyanyikan bersama-sama.

“Selamat pagi, syalom, mejuah juah. Bagaimana kabarnya semuanya?” sapa Ani saat anak-anak itu jeda menyanyi.

Begitu mengetahui bahwa yang menyapa mereka adalah istri Presiden dan istri Gubernur, anak-anak itu langsung melihat ke barisan belakang dan berusaha menyalami.

Seorang Suster menjelaskan, mereka pagi itu sedang menyanyikan lagu berjudul Erkata Bedil salah satu lagu perjuangan masyarakat di era kemerdekaan.

Sedangkan lagu Tanah Karo Simalem adalah lagu yang menceritakan keindahan bumi Tanah Karo yang sejuk sebagai tempat bernaung, tinggal dan hidup.

Setelah bernyanyi bersama, Ani Yudhoyono kemudian menyalami beberapa anak sambil berdialog. Ibu negara terus memberi semangat agar mereka tetap kuat dan tabah menghadapai cobaan ini. Berkali-kali Ani Yudhoyono mememinta mereka terus sekolah meski dalam kondisi darurat.

Setelah berkumpul bersama anak-anak pengungsi, Ibu negara berjalan perlahan meninjau tenda-tenda pengungsi. Bahkan pada beberapa titik dia mengabadikan suasana tersebut dengan kamera digital yang dibawa. [ded]
sumber : medanbagus

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *