GUNUNG SINABUNG DAN GUNUNG SIBAYAK

Haha, ini postingan labil, lagi-lagi karena beberapa hari belakangan ini Gunung Sinabung lagi marak dibicarakan oleh orang-orang (orang-orang di tanah karo maksudnya), jadi isni tertarik untuk menceritakan gunung ini, *sekalian mempromosikan daerah wisata di Sumatera Utara-makluuuum, duta wisata Kabanjahe, :p

Pertama-tama, isni mau bilang, bahwa di Kabupaten Karo sebenarnya bukan cuma ada Gunung Sinabung, tapi ada juga satu gunung lagi bernama Gunung Sibayak yang alhamdulillah sedang tidak berulah sehingga kurang terekspose keberadaannya, haha.

Gunung Sinabung itu adalah puncak tertinggi di Sumatera Utara, dengan ketinggian sekitar 2600an M dan Gunung Sibayak itu adalah puncak tertinggi kedua dengan ketinggian 2040an M. Keduanya adalah gunung berapi aktif dan merupakan dua-duanya gunung berapi aktif yang masih tersisa di Sumatera Utara. Gunung Sinabung itu terletak di kecamatan Simpang Empat sedangkan Gunung Sibayak terletak di kecamatan Berastagi. Kalau datang langsung ke Kabanjahe, maka dapat melihat bahwa kedua gunung itu berhadap-hadapan. Gunung Sinabung di sebelah selatan Kabanjahe sedangkan Gunung Sibayak itu di sebelah utara Kabanjahe.

For your info yaa, dulu pas masih kanak-kanak, sering banget ada cerita rakyat tentang kedua gunung ini, nah karena ceritanya Isni lagi jadi duta wisata Kabanjahe, jadi isni akan sedikit mensosialisasikan legenda kedua gunung ini yaaa, hihi, :p

here it is Gunung Sinabung

and here it is Gunung Sibayak.

Jadi gini ceritanya, kalau kita lihat puncak gunung kedua gunung ini, keliatan kan kalau puncak Gunung Sibayak itu udah rusak, ga sebagus puncak Gunung Sinabung. Nah, katanya dulu Gunung Sinabung dan Gunung Sibayak itu sama tingginya, sama gagahnya, dan kedua-duanya adalah gunung yang disegani oleh seluruh penghuni alam di Sumatera Utara.

Nah, karena mereka berdua sama-sama tinggi dan sama-sama gagah, jadi terjadi perseteruan antara keduuuua gunung ini untuk memperebutkan kekuasaan dan supaya diakui sebagai raja penguasa alam Sumatera Utara. Gunung Sinabung dan Gunung Sibayak akhirnya bertarung untuk memperbutkan kekuasaan. Mereka bertarung menggunakan pedang. Akhirnya Gunung Sinabung berhasil menebas leher Gunung Sibayak. Itulah kenapa puncak Gunung Sibayak itu rusak seperti itu. Kalau dari cerita rakyatnya sih karena ditebas sama si Gunung Sinabung, :D

Nah, akhirnya karena Gunung Sibayak kalah, Gunung Sibayak bersumpah bahwa suatu saat dia akan membalas dendam pada Gunung Sinabung. Katanya, kalau dia ga bisa jadi penguasa bumi, maka tidak ada satu pun yang berhak jadi penguasa bumi ini. Gunung Sibayak berjanji dia akan mengejar terus Gunung Sinabung sampai mereka berdampingan. Nanti kalau mereka berdampingan, si Gunung Sibayak akan menabrakkan diri ke Gunung Sinabung biar kiamat sekalian, haha, gitu ceritanya. Bahkan, ada orang-orang yang kurang kerjaan dan iseng-iseng mengukur jarak Gunung Sinabung dan Sibayak, katanya setiap tahun jarak kedua gunung itu makin dekat loh, ini menandakan kalau Gunung Sibayak beneran ngejar Gunung Sinabung, hihi. Itu sih cerita rakyat, legenda, tapi ga ada salahnya kan kita sosialisasikan, toh itu bagian dari budaya bangsa, :)

Kedua gunung ini jadi pusat wisata Sumatera Utara. Kalau Gunung Sinabung berdekatan dengan Danau Lau Kawar sedangkan di sekitaran kaki Gunung Sibayak terdapat pemandian air panas belerang.

Nah, for your info lagi yaaa, Gunung Sinabung itu terakhir kali meletus ga diketahui. Ini menandakan kalau gunung itu emang udah lama bangettt ga meletus lagi, kalau Gunung Sibayak itu terakhir kali meletus tahun 1600. Itulah kenapa warga Karo terutama saya itu lebayyy banget menanggapi aktivitas gunung ini karena ini adalah pertama kali dalam hidup merasakan gunung yang selama ini adem ayem tiba-tiba ngeluarin semburan.

Oh iya, dan ketika suasana mencekam seperti ini, kerasa banget loh bahwa provokasi itu sangat mengganggu ketenteraman hidup, jadi ga tenang tidur.

-ketika saya menulis tulisan ini, baru saja terjadi gempa di Kabanjahe berdurasi 5 menit, dari Gunung Sinabung masih terlihat lahar bermuntahan dan kami mendengar jelas suara aktivitas Gunung Sinabung itu, di Berastagi sudah mulai hujan debu. Ya Allah lindungilah warga Kabanjahe dan Kabupaten Karo.
sumber : isnidalimunthe.tumblr.com

This entry was posted in Cerita (Turi - Turin). Bookmark the permalink.

One Response to GUNUNG SINABUNG DAN GUNUNG SIBAYAK

  1. Joshua Ginting says:

    baru aq denger cerita itu bung admin (F)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>