POLDA LAMPUNG AMANKAN 25 KG BAHAN PELEDAK

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com – Kepolisian Air Polda Lampung menyita 25 kilogram bahan peledak yang digunakan untuk bom ikan molotov dari produsennya.

Kepala Polair Polda Lampung Komisaris Besar (Pol) Edion melalui keterangan pers, Kamis (16/5/2013) mengatakan, penyitaan bom molotov yang digunakan untuk menangkap ikan itu berawal dari penangkapan Tarma (40), penjual bom ikan itu, Kamis dini hari.

“Ia ditangkap bersama 7 anak buahnya yang tengah menunggu pembeli di perairan Pulau Legundi, Lampung Selatan,” ujarnya.

Kepada penyidik, ia mengaku kerap menjual bahan peledak berbahaya itu kepada nelayan di berbagai daerah, bahkan sampai ke Sibolga, Sumatera Utara.

Kemasan bom ikan yang disita polisi ini terdiri dari beragam kemasan dan ukuran , mulai 0,5 kilogram hingga 1 kg.

Bom-bom itu ditemukan dalam penggeledahan di KM Syukur milik tersangka Tarma. Selain itu, polisi juga menyita 20 kg bubuk mesiu 20 bahan baku bom ikan, satu unit kompresor, 3 unit snorkel, dan sumbu bom.

Tarma dan akan buahnya dijerat dengan Pasal UU Darurat No. 12 tahun 1951 tentang Bahan Peledak jo Pasal 55 dan 56 KUHP dengan ancaman hukuman hingga 5 tahun penjara.
sumber: kompas

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *