GEBU KARO DIDEKLARASIKAN

Starberita – Kabanjahe, Melalui Yayasan Gerakan Seribu (Gebu) Karo, keinginan masyarakat yang begitu kuat untuk membangun daerahnya, kini semakin nyata. Yayasan Gerakan Seribu (Gebu) Karo yang dideklarasikan di Jambur Tuah Lopati Kabanjahe, Sabtu (23/3).

alt

Gebu Karo terbentuk berawal dari keprihatinan salah seorang member grup di dunia maya akan gagalnya seorang mahasiswa di Tanah Karo melanjutkan pendidikannya di perguruan tinggi favorit di Jawa, lantaran kondisi ekonomi orangtuanya yang terpuruk setelah tanaman jeruknya diserang hama lalat buah.

“Setelah melewati berbagai diskusi dan pertemuan di dunia nyata akhirnya sepakat membentuk Gebu Karo belajar dari kisah suksesnya Gebu Minang yang berhasil mengumpulkan sumbangan orang Minang di perantauan Rp1.000 per bulan, dan kini sudah menjadi miliaran,” ujar Ketua Gebu Karo, Patris Ginting, dalam sambutannya.

Sebelumnya, imbuhnya, Gebu Karo sudah beberapa kali melakukan kegiatan sosial, seperti membantu korban kebakaran di Desa Juhar, dan Batukarang serta memberikan bantuan kepada 50 pelajar tingkat sekolah dasar.

Pihaknya juga telah melakukan kunjungan ke Desa Amburidi Kecamatan Kutabuluh, yang merupakan desa terpencil di Tanah Karo. Merasa prihatin dengan kondisi dan infrastruktur di desa tersebut, Gebu Karo menetapkan desa ini sebagai desa binaannya.

“Kedepannya kita berupaya memperbaiki infrastruktur menuju Desa Amburidi, juga perbaikan di sekolah yang ada di desa itu dan mengelola Gapoktan agar para petani di desa tersebut bisa memiliki penghasilan yang memadai dan dapat hidup layak,” katanya.

Ketua DPRD Sumut, Saleh Bangun mengapresiasi dibentuknya Gebu Karo. Namun ia mengharapkan para pengurus memiliki manajemen yang baik sehingga meningkatkan kepercayaan dari masyarakat. Selain itu, Gebu Karo hendaknya menyerahkan bantuan tepat sasaran kepada yang benar-benar membutuhkan.

Ia juga mengajak masyarakat Karo untuk menyatukan langkah dan merapatkan barisan demi membangun Bumi Turang, serta mendukung kepemimpinan pemerintahan saat ini. “Kalau ada pemilihan bupati, cari yang benar-benar berkompeten, pintar dan inovatif. Jangan hanya karena Rp100 ribu memilih pemimpin yang asal-asalan. Demikian juga dalam pemilihan calon legislatif di 2014 nanti, agar masyarakat cerdas memilihnya untuk memperjuangkan perbaikan nasib rakyat di daerah pemilihan masing-masing,” tukasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Nyonya Sutias Handayani Gatot Pujo Nugroho, dan Kapolda Sumut yang diwakili Direktur Sabhara Polda Sumut, Kombes Pol Dharma Sinuraya.(RTA/MBB)
sumber: starberita

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>