TNI – POLRI SEBAIKNYA BELAJAR KE SAMOSIR

[MEDAN] Masyarakat memberikan apresiasi terhadap Komjen Pol Oegroseno selaku mantan Kapolda Sumut, bersama dengan mantan Panglima Kodam I Bukit Barisan Mayjend TNI Leo Siegers, bisa menjadi simbol persaudaraan dua institusi negara tersebut, sehingga tidak pernah terjadi gesekan di level bawah, menyusul pembangunan Asrama TNI dan Polri secara berdampingan.

Rombongan anggota TNI penyerang Mapolres Oku, bersenjata lengkap dan naik motor Rombongan anggota TNI penyerang Mapolres Oku, bersenjata lengkap dan naik motor”
 

Bentrokan antara TNI dengan Polri bisa dihindari seandainya pemimpin kedua institusi itu memberikan contoh yang baik kepada seluruh jajaran, bahwa kebersamaan dan persaudaraan yang dibangun kedua institusi tersebut, dapat dijadikan contoh seluruh jajaran¬† di Tanah Air,” ujar pengamat hukum dan keamanan asal Medan, Roder Nababan, Jumat (8/3).

Roder mengatakan, tidak salah buat pimpinan Polri dan TNI untuk memberikan pendidikan tambahan kepada seluruh anggota guna belajar menghormati dan menghargai, sehingga memunculkan ikatan persaudaraan sesama aparat, dengan membekali pendidikan tambahan di Kabupaten Samosir. Di kabupaten itu, kedua institusi itu saling melengkapi satu sama lainnya.

“Petugas TNI dan Polri tinggal di asrama yang berdampingan. Satu sama lainnya saling merasa memiliki, bertanggungjawab bahkan turut dalam meringankan tugas menjaga situasi keamanan. Bahkan, dampak positif yang dibangun mantan Kapolda dan Panglima Kodam I BB itu, menimbulkan kesan positif. Tidak ada lagi gesekan antaraparat di Sumut,” katanya.

Menurutnya, pimpinan TNI dan Polri tidak perlu malu untuk mengikuti contoh baik kedua jenderal bawahan mereka tersebut. Bila kebersamaan dan persaudaraan itu dibangun, perseteruan antara TNI dan Polri, tidak akan terjadi lagi. Bahkan, masyarakat pun dipastikan mendapatkan kenyamanan dari kebersamaan kedua institusi negara tersebut.

“Bentrokan antara TNI dengan Polri tidak seharusnya terjadi, seperti kasus penyerangan yang dilakukan puluhan anggota TNI di Markas Polres Oku di Sumatera Selatan itu. Aparat yang seharusnya loyal menjaga keamanan di dalam negara justru mengambil tindakan yang menimbulkan keresahan masyarakat. Tidak salah jika pasukan TNI dan Polri untuk belajar tambahan lagi guna memiliki sikap menghargai dan rasa memiliki di Samosir,” sebutnya.

Kehidupan anggota TNI dengan Polri di Samosir bisa dijadikan contoh persaudaraan sejati. Asrama dengan gedung bertingkat itu dibangun atas kesepakatan dan kebersamaan Kapolda Sumut Irjen Pol Oegroseno dan Panglima Kodam I BB, Mayjen TNI Leo Siegers, tahun 2010 lalu. Sebagai pimpinan, kedua jenderal itu memperlihatkan hubungan persaudaraan ke seluruh bawahan saat membangun asrama tersebut. [155]
sumber: suarapembaruan

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *