JASAD CHAVEZ DIAWETKAN DAN DIPAJANG DI MUSEUM

Ia “diabadikan” agar rakyatnya bisa terus memandangnya

CARACAS – Jenazah Hugo Chavez akan diawetkan dan dipajang selamanya di dalam sebuah kuburan kaca di museum militer tak jauh dari istana presiden tempat ia menjalankan pemerintahan selama 14 tahun. Ia akan diberi perawatan versi Karibia, mirip perlakukan yang diterima para pemimpin revolusi komunis seperti Lenin, Mao dan Ho Chi Minh. Pernyataan ini disampaikan oleh penggantinya, Wakil Presiden Nicolas Maduro, Kamis (7/3).

Maduro, pemimpin sementara pemerintahan, mengatakan Chavez akan disemayamkan setidaknya selama lebih dari tujuh hari di museum itu, yang kemudian akan menjadi rumah abadinya. Tidak jelas kapan ia akan dipindahkan dari akademi militer tempat ia disemayamkan sejak Rabu.

Pemakaman kenegaraan akan digelar Jumat, dihadiri 33 kepala pemerintahan, termasuk Presiden Kuba Raul Castro dan pemimpin Iran Mahmoud Ahmadinejad. Legislator AS Gregory Meeks, seorang Demokrat New York, dan mantan Legislator William Delahunt, seorang Democrat dari Massachusetts, akan mewakili Amerika Serikat, yang kerap digambarkan Chavez sebagai iblis global yang paling besar sementara ia tetap mengirim ke negara itu miliaran dolar minyak setiap tahun.

Maduro mengatakan upacara akan dimulai pada pukul 11 siang, tapi tidak mengatakan tempatnya.

“Kami telah memutuskan untuk menyiapkan jasad ‘Presiden Komandante’ kami untuk dibalsem sehingga tetap bisa dilihat sepanjang masa bagi rakyat. Persis seperti Ho Chi Minh. Persis seperti Lenin. Persis seperti Mao Zedong,” kata Maduro.

Ia mengatakan jasad tersebut akan dibaringkan di dalam sebuah “peti kristal” di Museum of the Revolution, yang letaknya hanya selemparan batu dari istana kepresidenan Miraflores.

Pengumuman ini menyusul dua hari berkabung di mana para pendukung Chavez membandingkan dia dengan Yesus Kristus, dan menuduh para pengkritik nasional dan internasionalnya subversif. Lautan manusia yang menangis dan bersedih hati berkumpul di akademi militer Venezuela, Kamis, untuk menyaksikan jasad Chavez, beberapa menunggu hingga 10 jam di bawah bintang-bintang di langit dan matahari Karibia yang menyengat demi bisa mendekati peti matinya.
sumber : shnews

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *