DUA ORANG MENINGGAL AKIBAT BANJIR DI JAMBI

Jambi (ANTARA News) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi menyatakan tiga orang tenggelam akibat banjir yang melanda sejumlah daerah di Jambi, dua orang di antaranya ditemukan meninggal dunia.

“Dua orang korban banjir itu ditemukan meninggal dunia, satu lagi masih dalam pencarian tim penyelamat hingga saat ini,” kata Kepala Seksi Tanggap Darurat Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi Dalmanto, Sabtu, saat dikonfirmasi terkait perkembangan pencarian tiga warga Jambi yang terseret arus Sungai Batanghari.

Ia menjelaskan, korban banjir di Desa Niaso, Kabupaten Batanghari ada dua orang dan ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia. Sementara korban tenggelam di Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batanghari belum diketemukan.

Pihaknya masih terus mencari korban. Tim penyelamat masih di lapangan melakukan pencarian hingga malam hari. Bahkan mereka tetap berada di lokasi kejadian sampai korban ditemukan.

Adapun korban meninggal bernama Julian dan Nanang. Usia keduanya 14 tahun, warga Desa Niaso. Remaja tanggung itu tengah asik mandi di pinggir sungai yang dangkal. Entah mengapa, mereka tenggelam. Terakhir diketahui, mereka tidak bisa berenang.

Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi pagi hari. Korban bernama Julian ditemukan tim penyelamat sekitar pukul 13.00 WIB Sabtu, sedangkan Nanang baru ditemukan pukul 15.00 WIB di hari yang sama.

Sementara korban tenggelam di Kecamatan Pemayung Kabupaten Batanghari bernama Hasanudin usia 30 tahun. Korban tengah mencari ikan di wilayah itu dengan menggunakan perahu, tiba=tiba perahu yang digunakan terbalik dan korban terseret arus dan hingga kini belum ditemukan.

Sebelumnya, Kordinator Lapangan Water Rescue dari Pol Airud Polda Jambi, Aiptu Agus Sudibyo saat ditemui di posko penyelamatan mengatakan, pihaknya masih melakukan pencarian terhadap korban banjir. Tim penyelamat dibagi ke titik lokasi kejadian.

Mereka bertekad untuk menemukan korban, upaya penyelamatan terus dilakukan dan mereka bergerak bersama dengan tim dari BPBD, TNI dan FKPPI Provinsi Jambi.(Ant)

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *