WALI KOTA DIDESAK COPOT DIRUT PDAM TIRTA KUALO

Mahasiswa Tanjung Balai Gelar Demo

Tanjung Balai-andalas Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Tanjungbalai (Gemasta) dan Satuan Mahasiswa Pemuda Republik Indonesioa (Samarinda) Kota Tanjung Balai, menggelar demo di depan kantor Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kualo Tanjung Balai, Jumat (15/2).

Dalam orasi dipimpin Ketua Samarinda, Herman Ramadhan dan Ketua Gemasta Mhd Azri, mendesak Dirut PDAM Tirta Kualo Zaharuddin, segera mundur dari jabatannya. Pasalnya yang bersangkutan dinilai tidak mampu memberikan pelayanan air minum pada masyarakat Kota Tanjung Balai.

Selain itu, Zaharuddin dinilai dengan semena-mena menetapkan harga tarif dasar air, yang mencekik leher masyarakat miskin. Yang sangat menyedihkan, DPRD Tanjung Balai sudah tidak dapat menyuarakan keluhan masyarakat karena banyaknya kerabat, anak oknum DPRD Tanjung Balai, bekerja di perusahaan daerah milik Pemko Tanjung Balai.

Bayangkan, kata mereka, pelanggan PDAM yang berjumlah sekitar 18 ribu. Sedangkan jumlah pegawai 300 orang, sehingga mahasiswa mempertanyakan dari mana sumber gaji bagi para pegawai di PDAM Tirta Kualo tersebut.

Tak heran, mehasiswa menilai bahwa perusahaan dipimpin Zaharuddin adalah perusahaan cengeng, karena terus meminta subsidi dana dari Pemko Tanjung Balai, dan hal itu tidak menjadi lebih baik, tapi malah lebih buruk.

Untuk itu, mereka minta agar Wali Kota Tanjung Balai mencopot Dirut PDAM Zaharuddin, karena kinerjanya dinilai tidak maksimal. Seperti, pelayanan air bersih yang tidak merata kepada masyarakat.

Di samping itu, mahasiswa juga minta Dirut PDAM Tirta Kualo segera menanggalkan jabatannya. Sebab,  tidak berkompeten di bidangnya yang memang sampai saat ini hanya kerugian diterima masyarakat (pelanggan). Namun, tidak ada pernah niat memperbaiki kelemahan di perusahaan air minum tersebut.

Sementara, Dirut PDAM Tirta Kualo Zaharuddin SE, yang menemui mahasiswa menyatakan, dirinya memberikan apresiasi atas gerakan mahasiswa yang dinilai sangat bertanggung jawab terhadap perusahaaan daerah yang dipimpinnya.

Masukan yang disampaikan mahasiswa, akan dibahas terutama kerugian yang dialamai pelanggan.”Saya akan mencopot, kalau ada pegawai saya mencoba-coba mempermainkan tarif air,” tegasnya.(AS)
sumber : harianandalas

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

1 Response to WALI KOTA DIDESAK COPOT DIRUT PDAM TIRTA KUALO

  1. Dermawan says:

    Iya. Hapus aja bpk zaharruddin itu udh malas aku melihatnya
    sok disiplin x jadi manusia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *