OKNUM POLISI ANIAYA WARGA

Medan-andalas Safril (35), penduduk Jalan Marelan Raya, Tanah Enam Ratus Gang Perbatasan, Marelan, dipukuli oknum pilisi berdinas di Poldasu, Briptu DSL bersama dua temannya, Rabu (13/2) sekira pukul 06.30 WIB.

Akibatnya, suami dari Siti Nur Aisah tersebut terpaksa dirawat intensif di rumah sakit karena sekujur tubuhnya mengalami luka serius. Bahkan, telinga kiri korban terpaksa diperban terkena hantaman benda tumpul.

Kasus itu telah dilaporkan istri korban, Siti Nur Aisah ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sumut dengan Nomor : LP/186/II/2013 SPKT III tangga 13 Februari 2013. Dalam laporan yang diterima Ka Siaga SPKT Shif III, Kompol Ramli Anas Sitinjak itu pelaku disangka melanggar Pasal 351 (1) KUHPidana.

Menurut Siti Nur Aisah, oknum polisi tersebut menganiaya suaminya bersama dua temannya lantaran emosi tapi salah orang. Pelaku mengira istri simpanannya telah dibawa korban yang merupakan tetangganya.

“Salah tuduhnya dia (pelaku-red), pikirnya suami ku yang bonceng istri simpanannya itu, padahal adik iparnya sendiri,” kata Siti Nur Aisah kepada wartawan di Medan, Jumat (15/2).

Dikatakannya, suaminya telah dijemput pelaku bersama seorang temannya naik sepeda motor pada subuh. Korban dibawa ke Perumahan Taman Citra, Jalan Marelan Raya, Tanah Enam Ratus.

“Di sana sudah ada satu orang teman pelaku yang menunggui. Kemudian suami saya mereka pukuli bertiga. Pokoknya sadislah, sampai telinga suami saya sulit mendengar,” lirih Siti.

Setelah puas, pelaku langsung kabur. Sementara korban ditolong warga sekitar dan dibawa ke rumah sakit yang letaknya dirahasiakan karena keluarga takut pelaku melakukan hal-hal yang tidak diinginkan. (THA)
sumber : harianandalas

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *